Sebulan, Imigrasi Deportasi 5 Warga Asing

0
440
Ari

Karimun – SEPANJANG Januari 2017, Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun deportasi 5 warga negara asing (WNA) karena terlibat berbagai kasus. Seperti kasus narkoba, penipun dan izin tinggal yang bermasalah selama berada di Karimun.

Hal ini disampaikan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun, Ari Senin (30/1).
WNA yang dideportasi berasal dari Tiongkok terlibat kasus penipuan, 2 warga Malaysia terlibat kasus kepemilikan narkoba dan 1 orang warga Myanmar karena menyalahi izin tinggal di Karimun.

Imigrasi di Karimun mencatat sejak 1-25 Januari 2017, ada sekitar 4.754 warga asing tiba di Karimun melalui pelabuhan internasional dan 5.059 berangkat keluar Negeri dari Karimun.

”Karena tidak semua WNA masuk ke Karimun melalui pelabuhan internasional, bisa jadi ke Batam terlebih dahulu baru ke Tanjungbalai Karimun,” imbuhnya.

Umumnya, WNA bekerja di beberapa perusahaan shipyard dan perusahaan lainnya. Mereka menginap di hotel untuk sementara waktu, setelah masa kerja habis, kembali ke negara asal atau berangkat ke tempat lainnya, pengawasan orang asing terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran Undang-Undang ke imigrasian.

Setiap orang asing yang masuk ke Karimun, baik berkunjung sebagai wisawatan dan pekerja.

”Semua terdata dengan lengkap, tidak ada yang tidak terdata dan diawasi pergerakannya apakah sesuai dengan izin yang diberikan atau tidak,” tegas Ari.

WNA yang datang dengan visa turis, hanya dibenarkan melakukan kunjungan wisata dan tidak dibenarkan bekerja diperusahaan atau ditempat lain. ”Jika ketahuan, petugas akan bersikap tegas melakukan tindakan sesuai dengan Undang-Undang kemigrasian,” kata Ari mengahiri.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here