Sebulan, PLN Setor Rp1,9 Miliar ke Pemko

0
597
Fauzan

TANJUNGPINANG – Meski mayoritas lampu jalan di Tanjungpinang kondisinya sudah padam, ternyata uang yang dipungut dari pajak PJU masyaralat mencapai Rp19 miliar per bulan. Uang Rp1,9 yang dipungut melalui tagihan listrik PLN ini langsung disetorkan pihak PLN kepada Pemko Tanjungpinang. Hal itu dikatakan Fauzan, Kacab PLN Tanjungpinang yang membawahi kelistrikan di Kepri kecuali Batam.

Hanya saja, sambungnya dari Rp1,9 pajak PJU yang ditarik dari masyarakat sesuai dengan Perda PJU, sekitar Rp1,2 miliar perbulannya dikembalikan lagi ke PLN sebagai pembayaran pemakaian listrik lampu jalan dan taman.

Baca Juga :  KPID Kepri Evaluasi 45 Lembaga Penyiaran

“Selisihnya ada Rp700 juta yang masuk ke kas Pemko Tanjungpinang setiap Bulannya,” ucap Fauzan dalam bincang-bincang dengan wartawan di sela-sela buka puasa bersama di Laguna, Hotel, Rabu (29/5).

Saat ditanya penghitungan pemakaian daya lampu jalan dan taman, Fauzan menyebutkan, sebagian lampu jalan di Tanjungpinang sudah memakai meteran tersendiri, hingga penggunaan dayanya bisa dilihat perbulannya. Untuk beberapa lampu jalan yang tidak menggunakan meteran, penghitungannya disesuaikan dengan masa nyala lampu sekitar 12 jam dalam sehari.

Diperkirakan Fauzan, lampu jalan dan taman yang nyala saat ini ada sekitar 60 persen. “Selama ini banyak yang beranggapan, lampu jalan yang paadam merupakan tanggungjawab PLN, ini yang keliru. Kita ada beberapa kali memperbaiki lampu jalan yang berpeluang berbahaya atau berdampak, seandainya memercikan api dan sebagainya, ini akan langsung kita bantu memperbaikinya. Namun, untuk perbaikan lampu jalan yang rusak atau yang padam serta perawatannya, itu sepenuhinya merupakan tanggungjawab Pemko dan kalau di Tanjungpinang domainnya Dinas PUPR,” sebutnya. (jek)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here