Segel Satpol Dirusak, Sanksinya Tak Ada

0
564
BUKA SEGEL: Salah satu THM yang nekat membuka segel namun tidak ditindak. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Warga Kecewa dengan langkah Pemkab Natuna yang hanya memberikan teguran lisan ke pengusaha hiburan yang merusak segel yang dipasang Satpol PP Natuna dua bulan lalu.

Irma, seorang Ibu rumah tangga yang tinggal tak jauh dari Tempat Hiburan Malam (THM) di daerah Jemengan Kecamatan Bunguran Timur menuturkan, banyak pengusaha bandel dengan merusak segel yang sudah dipasang.

Dipasang segel pasti sudah jelas ada aturan yang dilanggar. Bahkan untuk membukanya juga sembarangan karena ada aturan dan bahkan bisa dikenakan sangsi. Pengusaha yang merusak segel tidak ditindaklanjuti Pemkab Natuna sampai kini.

“Setahu saya kalau orang yang sengaja merusak segel itu mesti diberi sanksi hukum. Tapi saat ini malah diberi keringanan. Apakah karena Pemda tidak ada nyali untuk menindak,” kata Irma, Rabu (15/3).

Sementara Camat Bunguran Timur, Asmara Juana Suhardi membenarkan adanya pengerusakan segel.

Itu berdasarkan informasi dan data yang himpun, telah ditemukan seorang pemilik usaha THM di Ranai yang nekat melanggar aturan dengan merusak segel dan membuka kembali usaha hiburannya. Pengusaha itu melabarak segel yang telah dipasang petugas.

”Kita sudah terima laporan ada oknum pengusaha yang buka usahanya tanpa izin. Bahkan, usahanya itu sudah disegel petugas malah dirusaknya,” kata Camat Asmara melalui selulernya.

Terkait penindakan, Camat Asamara mengaku tidak memiliki wewenang. Hanya saja sudah dilampirkan berbagai bukti untuk disampaikan kepada Ketua Tim Pekat Pemkab Natuna.

”Kami hanya regulator saja, namun semua laporan yang sudah dihimpun telah kita sampaikan kepada ketua Tim Pekat. Dan sepertinya ketua tim pekat sudah menindaknya,” ucapnya. (cr25)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here