Sei Bati Butuh Landasan Pacu 1.800 Meter

0
564
RUNWAY Bandara Sei Bati yang memiliki panjang 1.400 meter saat terlihat dari atas. F-ISTIMEWA

Pembangunan Bandara Sei Bati, Karimun tahun ini tidak dilanjutkan karena keter batasan anggaran baik dari Kementerian Perhubungan dan juga anggaran APBD Provinsi Kepri serta APBD Kabupaten Karimun.

KARIMUN – ”Sampai Juli ini, kami belum mendapat ada penambahan anggaran untuk pembangunan atau perluasan sisi darat dan penambahan fasilitas di Bandara Sei Bati, kalau dari APBD Karimun memang tidak dianggarkan,” kata Kadishub Karimun Fajar Harison, Selasa (3/7) kemarin

Saat ini, panjang landasan pacu bandara 1.400 meter dengan lebar 50 meter. Kini telah didarati pesawat Susi Air yang melayani penerbangan Pekanbaru-Karimun dua kali seminggu kemudian rute Karimun-Dabo Singkep.

Sementara panjang landasan (Runway) 1.400 meter dan telah mampu didarati pesawat jenis ATR-72 milik maskapai Wings Air. Beberapa waktu lalu, Karimun telah menjajaki kerja sama dengan pihak Lion Air untuk membuka penerbangan rute Karimun-Pekanbaru satu kali penerbangan dalam seminggu.

”Sampai hari ini, upaya penjajakan itu belum mendapat tanggapan dari pihak Lion Air,” tambah Fajar Harison.

Idealnya, panjang landasan pacu Bandara sei bati agar dapat didarati pesawat jenis Boeing dan jet sepanjang 1.800 meter atau minimal 1.600 meter. Pembangunan perluasan bandara terkendala kawasan hutan lindung, dan belum diputuskan apakah diperpanjang pada arah laut atau arah ke darat.

Lebih lanjut dikatakan Fajar, sampai tahun 2019 belum ada rencana pembangunan perpanjang landasan pacu. Dengan mengalokasikan anggaran dari Kabupaten Karimun atau Provinsi Kepri, ia berharap Kementerian Perhubungan mengalokasikan anggaran untuk perpanjangan dan penambahan fasilitas lainnya.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here