Sejarah 10 November dan Masa Kini

0
332
Novia Agustina

Oleh : Novia Agustina
Mahasiswi Ilmu Administrasi Negara, FISIP, UMRAH

Setiap 10 November, Kita sebagai Warga negara Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November memiliki makna yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Tanggal itu adalah waktu dimana babak peristiwa bersejarah dimulai Hingga kini, setiap tanggal 10 November diajdikan sebagai pelecut semangat untuk berjuang. Minimal berjuang untuk diri sendiri dan lingkungan. Dalam sejarahnya, 10 November 45 merupakan

Saat-saat pertempuran sengit anta rarakyat Surabaya melawan melawan Sekutu dan kroni-kroninya. Pertempuran yang mengorbankan beribu nyawa terutama dari rakyat Surabaya yang digempur dari darat, laut, dan udara. Ini merupakan peristiwa yang terjadi di negeri ini. Nyawa yang melayang, jiwa yang hilang adalah bukti kegigihan rakyat Surabaya berjuang mempertahankan kemerdekaan dari rong-rongan penjajah dengan bermodalkan bamboo runcing untuk melawan Sekutu.

Padahal saat itu kita hanya mempunyai beberapa pucuk senjata api, selebihnya para pejuang menggunakan bamboo runcing. Namun, para pejuang kita tidak pernah gentar untuk melawan penjajah. Sebuah perjuangan yang sungguh tak mampu digantikan dengan apapun. Hanya untaian doa yang mampu kita haturkan bagi para pejuang Indonesia.

Itulah segelintir kisah tentang Hari Pahlawan. Para pahlawan rela berkorban demi memberikan yang terbaik untuk Indonesia tercinta. Bagaimana dengan kita sebagai generasi muda zaman now? Apa yang sudah kita berikan untuk Negeri tercinta ini? Sudah banyakkah yang telah kita lakukan untuk membuat bangsa kita semakin maju? Atau jangan-jangan sudah banyak yang telah kita lakukan untuk merusak bangsa kita?

Sayangnya, pemaknaan kepahlawanan masih sebatas symbol bagi sebagian generasi muda. Pengaruh globalisasi, modernisasi dan westernisasi sedikit banyak berpengaruh negative bagi pembentukan karakter bangsa Indonesia. Karakter yang buruk telah bersemedi dalam diri kita yang hanya memikirkan hal-hal yang serba material dan fisikal saja. Jabatan, kedudukan, uang, harta dan segala sesuatu yang mendatangkan keuntungan dan kesenangan dalam diri, itulah yang menjadi titik focus dan perhatian kita saat ini.

Begitu banyak problem-problem bangsa ini seperti kemiskinan, anak-anak terlantar, pengangguran, korupsi, aksi-aksi penggusuran, serta problem lain yang sangat meresahkan bangsa. Tetapi kita masih sibuk membangun istana mewah, megah dan kejayaan diri (self glory). Rakyat kecil semakin amburadul karena semakin banyaknya problem-problem dalam kehidupan. Mereka semakin sesak yang sangat mencekam dengan keadaan zaman yang tidak member sedikit ruang atau rasa kenyamanan. Sudah saatnyalah elit politik dan pemimpin Negeri ini berhenti berbicar amengenai diri sendiri.

Dan pada akhirnya setiap zaman akan melahirkan generasi mudanya masing-masing. Semua orang ada eranya dan setiap era ada massanya. Disinilah seharusnya peran sebagai generasi muda berjalan dan tak pernah putus dari sejarah bangsa ini. Tugas generasi muda saat ini harusnya member makna baru bagi kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan mengikuti perkembangan zaman. Serta mengubah pola piker kita menjadi kritis terhadap problem-problem yang ada di negeri kita tercinta.

Kita sebagai generasi muda harus mengisi kemerdekaan ini dengan menggali potensi-potensi yang ada di dalam diri kita sehingga kita mampu berkarya dan bersaing secara sehat membangun bangsa Indonesia ini. Kita harus bersama-sama mengembalikan jati diri bangsa Indonesia. Karena untuk melakukan hal tersebut semakin berkembangnya zaman semakin besar pula tantangannya.

Momentum peringatan hari pahlawan yang sangat bersejarah ini diperingati setiap tahun untuk menjadi pemicu semangat yang menggelora untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotis megenerasi muda. Yang mana tanggungjawab besar ada di tangan kita. Kita tidak perlu menjadi sosok orang lain, tetapi tetaplah menjadi diri kita sendiri yang mampu bangkit dengan cara kita sendiri dan selalu berpedoman pada cara berjuang para pahlawan Indonesia. Seperti kata Bung Karno “ Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”. Mari kita meniru semangat juang para pahlawan yang telah gugur dengan berkontribusi terhadap perkembangan bangsa Indonesia. Semoga momentum Hari Pahlawan kali ini membawa angin segar sehingga membangkitkan kembali semangat para generasi muda saat ini.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here