Sejarah Itu Berulang

0
344
Robby Patria

Catatan Politik

Gubernur pertama Kepri pernah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemudian tak sampai satu dasawarsa, Gubernur ketiga juga berurusan dengan KPK. Urusan yang dilarang yakni diduga soal rasuah.

Kepri ini provinsi yang dibuat dengan perjuangan darah dan air mata. Beberapa darah menetes di jalan akibat demontrasi yang dikejar aparat guna menjadikan Kabupaten Kepri daerah otonomi baru. Tak begitu jauh nasib dari saudara tua, Provinsi Riau masih unggul soal gubernur yang ditangkap KPK akibat korupsi. Tiga gubernur Riau ditangkap KPK. Dan Kepri dua gubernur menjadi tahanan KPK. Corrupt itu artinya kotor atau korupsi. Itulah menjadi salah satu hambatan menjadi negara maju jika sendi sendi pemerintah diisi dengan pejabat- pejabat yang korupsi.

Tak tercipta pelayanan publik yang maksimal. Kita sadar, sesungguhnya Provinsi Kepri ini kaya. Saking kayanya, beberapa bupati juga jadi tahanan komisi anti rasuah. Misalnya dua Bupati Natuna juga berurusan dengan KPK. Bupati Anambas yang pertama juga tersangkut dengan hukum akibat KKN. Sekda Kabupaten Bintan juga tak kalah berurusan dengan KPK soal suap untuk memuluskan pembebasan hutan lindung di Bintan untuk proyek pembangunan.

Padahal semua pejabat itu tahu, menerima suap dan pemberi suap sama sama dilaknat Allah. Itu ancaman bagi penerima suap. Peringatan yang disampaikan Nabi Muhammad SAW 1400 tahun lalu bagi siapa saja yang menjalani proses kehidupan.

Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim di dalam kitab al-Minhaj fi Syarh Sahih Muslim ibnu al-Hajjaj dikutip nu.online, diceritakan bahwa suatu ketika Abdullah bin al-Lutbiyah ditunjuk untuk menjadi pemungut zakat di Bani Sulaim. Usai menyelesaikan tugasnya, ia kembali menghadap Rasulullah dan melaporkan hasil zakat dari masyarakat Bani Sulaim. Akan tetapi, Rasulullah mendapati ada hal yang tidak benar dalam laporan al-Lutbiyah.

Dalam kasus ini Nabi mengumumkan kelakuan Lutbiyah kepada khalayak ramai. Nabi juga tidak mau menyalatkan ketika ada umatnya terbunuh saat perang ketika namun mengambil harta rampasan perang. Nabi memerintahkan sahabatnya saja yang menyalatkan.

Dan kita pun mudah lupa. Mereka yang pernah melukai hati rakyatnya karena menyalahkan gunakan amanat memimpin dengan melakukan korupsi itu kembali ingin memimpin. Banyak kawan dari luar Kepri bertanya ada apa dengan gubernur kalian?

Itulah ujian atas keimanan. Sejauh mana Iman pemimpin atas godaan suap atas jabatan yang dia diberikan amanah untuk berbuat baik. Rusaknya lingkungan hidup, hancurnya ekosistem maupun tanah akibat kebijakan yang tidak seharusnya diberikan kepada pihak lain yang tak sesuai peruntukannya. Itu terjadi karena ada praktik KKN. Lagi-lagi soal amanah itu memang berat.

”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al-Ahzab: 72). Dan banyak kisah amanat itu dikhianati di depan mata kita sendiri. Dan sejarah juga kembali terulang soal rasuah.Mereka tak mau menjadikan itu peringatan. (robby patria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here