Sejibun Aspirasi, Apri-Dalmasri Bangga

0
507
BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wabup H Dalmasri Syam berdialog dengan perangkat RT dan RW, di gedung LAM Bintan, Jumat (21/12).f-yendi/tanjungpinang pos
BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wakil Bupati H Dalmasri Syam kembali menampung sejibun (banyak sekali) aspirasi dari warga dan ketua RT/RW, saat dialog interaktif dan penyerahan operasional triwulan keempat kepada RT/RW, Jumat (21/12) kemarin. Namun, Apri-Dalmasri justru bangga menampung sejibun aspirasi tersebut di gedung LAM Bintan, Kijang.

BINTAN – Dalam pertemuan dengan ratusan RT/RW tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, setiap pertemuan dengan masyarakat, RT dan RW dirinya selalu mencoba membangun komunikasi, serta mendengarkan aspirasi. Agar setiap program yang dijalankan Pemkab Bintan dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga :  Perdana, BRC Gelar IBM 2018

Menurut bupati, banyak program yang dibuat dan direalisasikan Pemkab Bintan selama ini, berasal dari aspirasi masyarakat dan perangkat RT/RW. Seperti program bantuan perlengkapan sekolah gratis, kesehatan gratis, magrib mengaji bagi generasi muda, sampai dengan menambah insentif guru ngaji dan imam masjid.

”Termasuk menaikkan operasional bagi RT/RW ini. Semua kebijakan ini, dari sejibun aspirasi warga dan RT/RW. Saya bangga. Ayo bersama-sama memberikan aspirasi yang sifatnya membangun daerah, serta ikut mendukung kesuksesan setiap program yang sudah kita jalankan,” tutur H Apri Sujadi.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan, operasional RT/RW triwulan keempat pada tahun anggaran 2018 ini, ada kenaikan sebesar Rp100 ribu. Pada triwulan pertama sampai triwulan ketiga, uang operasional diberikan Rp450 ribu per bulan.

Baca Juga :  Investasi Rp 500 M, Rekrut Ratusan Pekerja

”Sekarang di triwulan keempat, sudah naik menjadi Rp550 ribu per bulan. Jadi, uang operasional RT/RW kami bayarkan Rp1,650 juta di triwulan keempat ini,” sebut Ronny Kartika.

Selain penyerahan dana operasional RT/RW, turut dilaksanakan penyerahan IMB secara gratis bagi korban kebakaran ruko pasar Inpres Kijang. Sejogianya, dalam pengurusan IMB dikenakan biaya sebesar Rp7,3 juta untuk satu IMB. Saat ini, biaya retribusi digratiskan. Kemudian, pengurusannya dilakukan oleh Pemkab Bintan.

Ronny mengatakan, kebijakan ini merupakan aspirasi masyarakat yang didengar, serta diwujudkan oleh Bupati Bintan.

Baca Juga :  Tambelan Disebut Zona Merah, Masyarakat Jangan Panik

”Selain itu, RT/RW juga kita lindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus menerima santunan. Hari ini kita juga menyerahkan bantuan seragam bagi petugas kebersihan melalui BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang-Bintan, sebanyak 352 seragam,” tambah Ronny Kartika. (YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here