Sekda Harus Banyak di Kantor

0
660
H Syahrul bersalaman dengan masyarakat saat gelar open house.f-ist/humas pemko tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Keberadaan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Tanjungpinang sangat penting bagi pemerintahan, sehingga dibutuhkan sosok yang menginggat. Walikota Tanjungpinang terpilih, H Syahrul angkat bicara terkait tiga nama bakal calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang mencuat di kalangan pemerintah daerah. Yakni, Tengku Dahlan, matan Plt Sekda Tanjungpinang di masa pemerintahan Hj Suryatai A Manan-Edward Mursalli.

Saat ini Tengku Dahlan menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanjungpinang. H Surjadi, saat ini menjabatKepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Tanjung pinang. Dan, H Lamidi menjabat sebagai Kepala Kesbangpolimas Pemprov Kepri. Sebelumnya, H Limidi Sekda Pemkab Bintan di zaman Bupati H Ansar Ahmad-H Khazalik.

H Syahrul menginggikan Sekda yang terpilih nanti harus siap mengikuti ritme kerjanya. ”Yang pasti harus siap mengikuti ritme kerja saya. Dan mempunyai inovasi dan motivasi. Apalagi Sekda adalah manager bagi ASN lainnya,” kata H Syahrul, kemarin.

Baca Juga :  Belum Lima Bulan Diresmikan Gedung Gonggong Sudah Rusak

Disamping kreteria itu, sosok Sekda Kota Tanjungpinang harus betah di kantor dan mengerti permasalahan administrasi pemerintahan. ”Tidak hanya sebagai manager ASN. Sekda juga harus siap menjadi filter dan back up Walikota dan Wakil Walikota,” ujar dia lebih lanjut.

Kemudian, Sekda ke depannya, sambung Syahrul yakni harus memiliki wawaan dan pengetahuan yang luas tentang Tanjungpinang. Kemudian, harus yang pintar karena akan dijadikan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Tanjungpinang.

”Soal Sekda ke depannya, hingga saya belum saya tentukan. Saya juga harus dibicarakan bersama partai politik (parpol) pendukung/pengusung serta orang tua di Tanjungpinang,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdukcapil Batasi Pelayanan, Warga Protes

Di Pilwako kemarin, ada lima parpol yang mengusung/mendukung Syahrul-Rahma (Sabar) yakni yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, PBB dan PKB. ”Sekda nanti juga harus mengikuti irama kerja saya dan yang paling penting cocok dengan saya,” kata Syahrul.

Sampai saat ini, kata Syahrul, ia belum mengadakan pertemuan hingga duduk bersama, baik itu dari kalangan para pendukungnya maupun orang tua di Tanjungpinang. Alasannya, waktu masih lama. Karena menurutnya, untuk menentukan hingga menggantikan Sekda Kota Tanjungpinang butuh waktu enam bulan ke depan, setelah dirinya dilantik bersama Rahma sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2018-2023. ”Kalau sekarang ini, saya belum terpikir,” ucap dia.

Baca Juga :  530 Perawat Diambil Sumpah Profesi

Yang paling penting, lanjut dia, Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut memenuhi syarat calon Sekda Kota Tanjungpinang. Sesuai dengan UU disaat open bidding nanti, adalah ASN telah memiliki jabatan eselon II di usia 56 tahun.

Syarat lainnya, ASN tersebut sudah memiliki pengalaman lebih di lingkungan pemerintahan. Kemudian, ASN tersebut sudah pernah menduduki hingga memimpin dibeberapa dinas sampai menjabat sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang. ”Tidak mungkin eselon III yang akan jadi Sekda,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here