Sekda Minta Karyawan Lagoi Diliburkan

0
546
Sekdako Tanjungpinang Riono (kakan) berbincang-bincang dengan Pj Wako Raja Ariza didampingi Kepala Dinas Perhubungan Tanjungpinang Bambang dan petugas KSOP Tanjungpinang, baru-baru ini.f-istimewa

Partisipasi Warga Diharapkan Meningkat di Pilwako

TANJUNGPINANG – Pemerintah pusat telah menginstruksikan agar pada 27 Juni 2018 dinyatakan sebagai hari libur nasional guna pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada). Tahun ini, di Kepri hanya Kota Tanjungpinang yang menggelar pilkada serentak.

Instruksi tersebut bertujuan agar partisipasi pemilih meningkat. Namun, hal ini menjadi pesimis bagi Sekda karena perusahaan tidak meliburkan pekerjaanya. Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Riono meminta para pengusaha di kawasan wisata di Lagoi agar memberikan dispensasi bagi karyawannya, terutama yang tinggal di Tanjungpinang agar mereka diberikan waktu untuk mencoblos 27 Juni sampai pukul 13.00 WIB, baru mereka boleh masuk kerja.

Baca Juga :  KPU Diduga Lakukan Pelanggaran

”Banyak warga Tanjungpinang yang bekerja di Lagoi. Ya, kita harapkan mereka diliburkan setengah hari, setelah mencoblos baru diperbolehkan masuk kerja lagi,” kata Riono, kemarin.

Sambung Riono, tujuannya agar pemilih di pemilihan Wali Kota Tanjungpinang meningkat, dan bisa mencapai target 80 persen. Sebab, pengalaman beberapa pemilu dan pilkada digelar, partisipasi pemilih hanya mencapai 68 persen.

”Kita juga harapkan bagi ASN Pemko Tanjungpinang terutama guru yang liburnya masih panjang, kalau masih di kampung, baiknya pulang cepat ke Tanjungpinang sebelum tanggal untuk mencoblos,” bebernya.

Baca Juga :  KPU-Bawaslu Kompak Izinkan Spanduk di JPO

Sebab, sambung Riono, aktivitas belajar mengajar di sekolah baru akan digelar 16 Juli mendatang. Sedangkan Pilkada Tanjungpinang di gelar 27 Juni ini. ”Masyarakat juga jangan sampai golput,” bebernya. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here