Sekda Minta Mendagri Keluarkan SK Pelantikan

0
421
Penjab Wali Kota dan Sekda Tanjungpinang, saat memimpin rapat tentang persiapan Pilkada Tanjungpinang, belum lama ini. f-ist/humas pemko tanjungpinang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, mendesak Kemeterian Dalam Negeri (Kemendagri), agar segera mengeluarkan kembali rekomendasi pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Tak ada alasan lagi Kemendagri tidak mengeluarkan rekomendasi pelantikan. Sebab, rekomendasi dari Gubernur Kepri juga sudah turun. Bahkan rekomendasi dari Gubernur Kepri tersebut sudah diserahkan kembali ke Kemendagri. ”Kalau maunya kami segera dilantik. Memang ada jabatan kosong dan menganggu pelayanan kepada masyarakat,” kata Riono, kemarin.

Ia juga optimis surat rekomendasi dari Kemendagri kembali turun bulan ini dan paling lambat bulan depan. Ia juga membantah pelantikan 170 pejabat eselon sudah diusulkan bernuansa politik. ”Sudah jelas PNS tak boleh berpolitik. Pelantikan ini murni karena demi meningkatkan pelayanan dan promosi jabatan,” bebernya.

Kata dia, kalau tidak dilakukan pelantikan di tahun ini, maka pelantikan pejabat bisa baru diadakan paling cepat Apri tahun 2019 mendatang. Karena, aturanya, enambulan Wali Kota yang baru menjabat, tidak boleh melakukan mutasi atau pelantikan. ”Saya sudah perintahkan Pak Tengku sebagai Kepala Pegawaian segera berkoordinasi intens dengan Kementerian,” tegasnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri ini, bila bulan-bulan ini SK rekomenasi turun, Penjab Wali Kota Tanjungpinang bahkan dirinya, bisa melakukan pelantikan. ”Kalau tak ada rekomendasi, Penjabat Wako tidak bisa melantik. Kalau ada rekomendasi, dan saya disuruh melantik, saya bisa karena yang akan dilantik pejabat eselon III dan IV, bukan pejabat eselon II,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, H Tengku Dahlan menegaskan, sebanyak 170 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Tanjungpinang tak kunjung di lantik. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum mengeluarkan hingga memberikan surat rekomendasi pelantikan ke Pemko Tanjungpinang melalui
”Belum ada (surat rekomendasi, red). Kita tunggu saja lah (surat rekomendasi, red),” kata Tengku Dahlan.

Tengku Dahlan tidak tahu mau sampai kapan surat rekomendasi pelantikan bakal di kirim oleh Kemendagri ke BKPSDM Kota Tanjungpinang. ”Semua itu keputusan ada di pemerintah pusat. Kita di daerah hanya mengajukan hingga melaksanakan,” ucap Tengku.

Menurutnya, kekosongan jabatan bisa diatasi oleh masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD). ”Bisa jadi kepala OPD itu menunjuk diantara ASN itu. Nanti, kalau sudah turun surat rekomendasi pelantikan itu kita akan kabarin,” sebut dia.

Dari 170 ASN di eselon III dan IV, hanya sepuluh ASN yang akan mengemban jabatan sebagai Kabag Pemerintahan, Kabag Pembangunan, Kabag Organisasi dan Tata Laksana (Otlak), Sekretaris Diskominfo, Sekretaris Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP), Sekretaris Disdukcapil, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro, Camat Tanjungpinang Barat, Sekretaris Dispora, dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Kota Tanjungpinang.(ABAS-ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here