Sekeluarga Tak Sekolah

0
128
KELUARGA Rohatin senang setelah rumahnya dipasang dinding oleh Komunitas Mojan Kepri, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

SELAIN tinggal di gubuk derita yang tidak layak huni, masih ada yang lebih memprihatinkan dari keluarga ini. Seluruh keluarga ini tidak sekolah. Hal itu juga tertulis di Kartu Keluarga (KK) mereka.

Adapun lima anak pasangan Rohatin (43) dan Dewi Ernawati (40) adalah Januar (18 tahun), Ramadhani Zaskia Fitrah (17 tahun), Nurhayati (5 tahun), Indra Gunawan (11 tahun) dan Fitria (10 bulan).

Indra dengan lugunya menjawab tidak pernah sekolah saat ditanya wartawan koran ini. ”Tak pernah sekolah,” jawabnya santai saat ditanya sudah kelas berapa. Lantaran tidak sekolah, Indra sendiri tak tahu siapa nama-nama adik dan kakaknya. Yang dia tahu hanya panggilan. Namun ketika ditanya nama panjang saudara-saudaranya, Indra tidak tahu dan kadang bicaranya tak jelas.

Rohatin mengatakan, dirinya memang berniat menyekolahkan anak-anaknya itu. Bahkan keluarga istrinya di Letung-Anambas pernah menjanjikan akan menyekolahkan anaknya di Anambas.

”Saya sudah kirim uang Rp1,5 juta. Katanya mau menyekolahkan dua anak saya di Letung. Ternyata tidak jadi. Uang sudah habis. Bukannya gampang cari duit,” katanya.

Dewi saat ditanya apakah masih berkeinginan menyekolahkan anaknya, ia tak langsung menjawab. Dewi tertunduk seakan tak bisa jawab mengingat kondisi ekonomi mereka seperti itu. ”Pingin pak,” kata Dewi dengan mata berkaca-kaca.

Indra sendiri nampak biasa saja saat dirinya diminta sekolah lagi. Ia bahkan belum bisa membayangkan seperti apa sekolah itu. Di usianya yang sudah 11 tahun ini, harus Indra sudah Kelas V SD.

Namun, untuk mengeja huruf pun dia tidak tahu. Baginya, bisa makan, bisa minum dan membantu ayahnya memulung di malam hari sudah membuatnya senang.

Di usia semuda itu, ia memang masih polos. Belum tahu seperti apa pentingnya sekolah itu. Apabila pemerintah tidak ingin anak tak berdosa itu mengalami hal serupa dengan orangtua, maka harus dibantu dan disekolahkan kembali.

Setidaknya, Indra dan dua adiknya harus sekolah. Apalagi saat ini, Indra masih punya dua adik berusia 5 tahun dan 10 bulan. Jika dibiarkan seperti ini, maka sekeluarga ini bisa buta huruf. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here