Sekolah Harus Perbanyak Event

0
276
DARI kiri ke kanan, Kepala SMPN 15 Tanjungpinang Parida, Petrus M Sitohang anggota DPRD Kota Tanjungpinang dan M Simangunsong guru senior SMPN 15 Tanjungpinang foto bersama usai berkunjung ke sekolah itu, Senin (12/11). F-martunas/tanjungpinang pos

Jalur Prestasi untuk Siswa

Memiliki prestasi akademis dan nonakademis akan membantu siswa masuk perguruan tinggi. Untuk menyiapkan siswa memiliki prestasi di bidang nonakademis, maka sekolah harus memperbanyak event di sekolahnya.

TANJUNGPINANG – USULAN ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M Sitohang saat berbincang dengan Parida, Kepala SMPN 15 Tanjungpinang yang didampingi M Simangunsong, guru senior di sekolah itu.

”Ada kemudahan bagi siswa berprestasi masuk perguruan tinggi. Makanya, sekolah perlu memperbanyak event. Agar terbiasa bertanding,” ujar Petrus, kemarin.

Berbagai event perlu diadakan sejak SMP, sehingga prestasi mereka makin meningkat saat SMA dan diharapkan bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Karena calon mahasiswa seperti ini yang duluan dilirik pihak perguruan tinggi. Siswa, kata dia, perlu ditanamkan mental juara sejak di sekolah. Karena bagi siswa, menjadi juara di lingkungan yang kecil sudah membanggakan. Dorongan ini akan membuat mereka untuk berprestasi di level yang lebih tinggi.

Petrus mengatakan, dirinya juga mau membantu dana sekedarnya untuk para juara apabila pihak sekolah itu mengadakan kegiatan. ”Pialanya dari pihak sekolah lah,” kata Petrus tertawa.

Ditambahkannya, banyak pihak yang mau membantu materi untuk para juara lomba di sekolah. Karena itu akan memotivasi anak-anak meski nilainya tidaklah besar.

Parida mengatakan, apa yang disampaikan Petrus tersebut benar adanya. Karena hal itu sudah dialami anaknya sendiri. Atas prestasi anaknya, setiap enam bulan sekali, pihak Kemenpora menyerahkan uang kepada anaknya.

Saat ini, mereka sudah memulai kegiatan-kegiatan yang bisa memotivasi siswa agar berlomba-lomba menjadi juara. Meski dengan anggaran seadanya, namun mereka berusaha maksimal.

Kemudian, Petrus Sitohang juga mengatakan, sastra merupakan salah satu modal yang harus ditanamkan kepada siswa. Karena sastra itu sangat dibutuhkan untuk calon pemimpin masa depan.

Berdasarkan sejarah Cina yang dipelajarinya, untuk memilih pejabat istana tidak sembarangan. Yang pertama dilihat adalah dari kemampuan sastra calon pejabatnya. Kemudian kemampuan matematikanya.

Kepada siswa, Petrus juga meminta jangan membiasakan diri bosan atau jenuh saat pelajaran matematika. Ilmu matematika sangat dibutuhkan sampai kapan pun.

”Agar bisa berpikir lebih logis, perlu hitung-hitungan di otak dengan cepat. Kalau tak mampu berhitung cepat, bisa salah langkah. Jadi, sastra dan matematika sangat penting,” ungkapnya lagi.

Untuk menambah kemampuan santra siswa, maka Petrus meminta guru Bahasa Indonesia SMPN 15 Tanjungpinang untuk memberi tugas tambahan pada siswanya.

Saat itu Petrus meminta agar siswa membaca dan merangkum tiga novel. Salah satunya adalah Siti Nurbaya. Ada tiga tokoh utamanya di novel ini.

”Tolong dipilih nanti tiga orang yang terbaik menurut ibu (guru Bahasa Indonesia). Setelah itu, ibu kabari saya. Pasti saya datang ke sekolah ini. Saya akan beri mereka hadiah. Namun harus pemaparan dulu tiga-tiganya. Saya ingin mendengar mereka menceritakan isi novel itu dengan singkat. Dari situ akan ketahuan kemampuan sastra mereka. Hadiahnya saya sediakan,” janji Petrus.

Petrus pun menjelaskan kenapa tugas itu penting untuk siswa. Menurut pengalamannya saat SMP dulu, mereka juga diberi tugas yang sama oleh gurunya 40 tahun silam.

”Sampai sekarang, cerita utama tiga novel itu dan pesan-pesan yang disampaikannya masih teringat. Padahal, saya itu SMP 40 tahun lalu. Bahkan, sampai sekarang, saya salah satu pecinta karya sastra meski bukan seorang penulis,” ungkapnya mengisahkan pengalamannya itu.

Ia juga berpesan agar siswa patuh pada guru dan orangtuanya. Sebab, apapun yang dilakukan guru adalah yang terbaik untuk siswa.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here