Sektor PBB Capai Rp 5 Miliar

0
709

KARIMUN – HINGGA pertengahan September ini, pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai Rp 5 miliar. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, sebelumnya menargetkan pendapatan dari PBB Rp 5,1 miliar.

Realisasi pendapatan tersebut dicapai setelah Bapenda Karimun mengirimkan 76.236 Surat Pemberitahun Pajak Terutang (SPPT) PBB kepada wajib pajak. ”Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak PBB setiap tahun cukup bagus. Pada tahun lalu dari target yang ditentukan yakni Rp 5,1 miliar dan ternyata terealisasi Rp 5,2 miliar,” kata Suci Suryani, kepala bidang PBB dan BPHTB Bapenda Karimun, kemarin.

Baca Juga :  DPRD Berharap Tak Defisit

Suci berharap, sektor PBB bisa melebihi target yakni Rp 5,1 miliar. Sebanyak 76.236 lembar SPPT PBB yang telah dicetak pihaknya, paling banyak disebar di Kecamatan Karimun yang berjumlah sekitar 11 ribu lembar.

Ia berharap, ada peranan masyarakat untuk menanyakan SPPT PBB ke Rukun Tetangga (RT) setempat maupun ke kantor Bapenda Karimun secara langsung. ”Batas akhir pembayaran hingga 30 September. Tapi bisa dilakukan pembayaran PBB hingga akhir tahun ini melalui kantor Pos, Bank Riau Kepri dan Bank BNI 46,” sebutnya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Bau Udang Busuk

Sedangkan, untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah Bangunan (BPHTB) bagi WP yang balik nama hingga saat ini sudah terealisasi Rp 5,4 miliar dari target Rp 5,3 miliar. ”Seperti biasanya, pihak notaris yang berhubungan dengan Bapenda untuk pengurusan BPHTB. Kalau pembayarannya langsung melalui bank atau Kantor Pos,” terangnya.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here