Sektor Perikanan Natuna Perlu Ditingkatkan

0
823
IKAN: Tampak ikan di Pasar Ranai mulai banyak lagi dan harga ikan turun drastis. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANGPOS

NATUNA – Jumlah populasi ikan di Kabupaten Natuna dari zaman ke zaman terus mengalami peningkatan dan tidak pernah berkurang.

Pasalnya, masyarakat nelayan Natuna mencari ikan masih sistem tradisional dengan cara menggunakan kail pancing.

Seorang nelayan Natuna Sudir mengatakan, hal itu karena sejak dahulu para orang tua kalau menangkap ikan masih cara tradisional.

”Dengan masih menggunakan metode tradisional, maka sampai anak cucunya sekarang masih bisa merasakan nikmatnya makan ikan,” ujar Sudir.

Menurutnya, ikan-ikan berkualitas sering berada di kawasan perairan yang dipenuhi karang yang masih asli dan terjaga.

Namun perbedaannya saat ini, untuk bisa mendapatkan ikan harus menempuh jarak yang lumayan jauh sekitar 10 sampai 15 mil dari bibir pantai.

”Alhamdulillah kalau dapat ikan banyak, dapur pun bisa ngepul,” ungkapnya. Hal berbeda juga diutarakan Mamed, nelayan asal penagi.

Menurut Mamed, sekarang ini jika tidak punya rumpon akan sulit untuk mencari ikan.
Ditambah lagi, banyaknya nelayan dari luar daerah yang datang mencari ikan di perairan Natuna. Hal itu jelas membuat nelayan daerah merasa tersingkirkan.

Sementara itu, peneliti dari IPB Budi Suharjo yang mempimpin diskusi bersama nerlayan memaparkan hasil survei yang dilakukan BI dengan IPB, mengingat Natuna memiliki potensi perikanan yang besar

”Permasalahan yang dihadapi sektor perikanan Natuna, yakni masih tradisionalnya alat tangkap yang digunakan nelayan tempatan,” sebut Budi Suharjo. (cr25)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here