Selandia Baru Juara Ironman 70.3 Bintan 2017

0
630
SELEBRASI: Para juara di event Ironman 70.3 Bintan 2017 berselebrasi di atas panggung, Minggu (20/8). f-yusfreyendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Dua atlet pria dan wanita asal Selandia Baru berhasil menjadi juara pada event olahraga triatlet Ironman 70.3 Bintan 2017 yang diselenggarakan di Lagoi Bay, pada Minggu (20/8). Mike Philip, triatlet asal Selandia Baru berhasil mencatatkan waktu tercepat untuk kategori pria dengan torehan 3 jam, 54 menit dan 37 detik. Ia berhasil menjadi pemenang setelah unggul dari juara tahun lalu yaitu Fredrik Croneborg yang diunggulkan pada even kali ini.

Sementara itu Domenico Passuello asal Itali berhasil menduduki peringkat ke 2 dengan catatan waktu 3 jam, 57 menit dan 18 detik. Fredrik Croneborg, triatlet asal Swedia yang sejak awal dijagokan keluar sebagai juara harus puas finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 4 jam, 1 menit dan 55 detik. Sementara itu, Amelia Watkinson triatlet asal Selandia Baru berhasil keluar sebagai juara Ironman 70.3 Bintan 2017 untuk kategori wanita. Ia juga berhasil mengungguli Kate Bevilaqua yang menjadi juara tahun lalu. Di posisi kedua diduduki oleh Anna Eberhardt asal Hungaria yang mencatatkan waktu 4 jam, 33 menit dan 13 detik.

Kate Bevilaqua, juara Ironman 70.3 Bintan 2016 asal Australia yang juga juara 7 kali Ironman 70.3 di berbagai negara ini harus puas menduduki peringkat ke 3 dengan catatan waktu 4 jam, 41 menit dan 46 detik. Kepada awak media, Mike Philip mengaku senang dan tidak menduga atas keberhasilannya mengalahkan juara Ironman 70.3 Bintan 2016 yaitu Fredrik Croneborg yang sangat diunggulkan pada iven kali ini. Triatlet asal Selandia baru mengaku hanya melakukan persiapan seperti biasanya saja sebelum bertanding. ”Bintan merupakan tempat yang cukup menantang dengan berbagai jalur sepedanya, begitu juga saat renang dan berlari cukup membutuhkan perjuangan yang keras untuk mencapai garis finis pertama,” katanya.

Sementara itu, Rizki Handayani Mustafa, Asisten Deputi pengembangan Pasar Asia Tenggara, Kementerian Pariwisata RI yang hadir serta mendukung penyelenggaraan iven Ironman Bintan 70.3 mengatakan, even olahraga internasional kian hari semakin diminati.
Menurutnya, destinasi wisata dan gaya hidup olahraga kini sudah semakin diminati masyarakat. ”Wisata dan olahraga kini sudah sangat tren di sosial media dan pola kehidupan masyarakat internasional. Bintan yang sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia merupakan lokasi yang tepat untuk penyelenggaraan iven internasional seperti ini,” katanya.

Ia mengatakan, dengan banyaknya berbagai iven internasional, kunjungan wisman pada awal tahun 2017 hingga saat ini mengalami kenaikan sebesar 5 persen dari tahun lalu. Kemudian untuk kunjungan wisman ke Batam justru menurun. ”Kami dari Kementerian Pariwisata terus mendukung iven-iven seperti ini. Target kami akan banyak wisatawan datang ke Bintan setiap tahunnya. Ini bakal menjadi kenyataan jika semua pihak terus meningkatkan berbagai sumber daya yang ada,” sebutnya.

PAD Bintan Terbantu
Asisten 1 Ismail mewakili Bupati Bintan H Apri Sujadi saat jumpa pers mengatakan, tahun ini, jumlah peseta yang mengikuti Ironman 70.3 Bintan kerang lebih 1.300 dan 80 persen diikuti peserta dari mancanegara. Dari jumlah itu, peserta ada tren kenaikan sebesar 20 persen. Kenaikan itu artinya berarti iven ini juga secara tidak langsung mengangkat jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, khususnya Bintan.

Jumlah peserta diharapkan bisa terus bertambah. Dengan banyaknya digelar iven bergengsi di Bintan. Sehingga jumlah kunjungan wisatawan asing bertambah, karena dilihat dari kamar hotel yang ada kurang lebih 2.000 kamar. Semua terisi oleh tamu-tamu dari mancanegara. ”Dengan demikian Bintan dapat keuntungan dari pajak hotel, yang terhitung dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saya rasa ini luar biasa membantu dalam mengatasi APBD dan APBN yang sedang defisit,” katanya.

Mewakili Kemenpar RI, Rizki Handayani mengatakan, Kemenpar mendukung terus Ironman Bintan karena merupakan bagian dari komponen peningkatan wisatawan. Karena 20 persen wisatawan Indonesia masuk ke kepri. Abdul Wahab dari BRC Lagoi mengatakan, pihaknya terus bekerja sama dengan Pemkab Bintan membuat iven sport tourisme, untuk meningkatkan kunjungan. Kami akan terus mengembangkan investasi, penambahan kamar agar lebih nanyak wisatawan yang ikut bertanding di tahun-tahun mendatang. (aan/fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here