Selat Lampa Jadi Kawasan Modern

0
75
KAWASAN Pelabuhan Selat Lampa kini menjadi kawasan modern di Natuna dengan berbagai fasilitas. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Kawasan Selat Lampa yang indah dan mempesona, juga terdapat sejumlah fasilitas negara yang berkenaan dengan samudera dan pelayanan bagi warga. Tak heran, kawasan tersebut menjadi kawasan nawa cita Presiden RI Joko Widodo yang modern.

NATUNA – Konturnya geografis Selat Lampa, berupa perbukitan hijau, laut biru dan gugusan pulau yang berhadapan satu dengan lainnya menjadi pesona indah dan langka.

Apalagi, ufuk langit seakan tertancap di pulau yang paling jauh dari pandangan mata membuat kesan indah itu semakin terasa. Lalu-lalang kapal dengan berbagai bobot, skala dan jenisnya turut turut menggerakan perekonomian Natuna.

Selain itu, kegiatan militer dan nonmiliter seakan terpadu menjadi satu di kawasan.

Kini, Selat Lampa terdapat sarana yang super megah untuk kelas Natuna seperti Pelabuhan Regional, pelantar masyarakat, Depot Pertamina Cabang Natuna serta kawasan fasilitas Labuh bagi TNI AL.

Namun, Selat Lampa juga merupakan kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa.

”Suasana alam di Selat Lampa begitu indah, tak jarang orang datang kes sini untuk sekedar swa foto,” ungkap Zukri, seorang pengunjung seraya mengajak rekan-rekannya berswa foto di atas koridor Pelabuhan Regional Selat Lampa, kemarin.

Menurutnya, kawasan Selat Lampa tentunya menjadi kawasan terpadu yang didiami beberapa sektor dengan nilai tambah keindahan alam.

”Rupanya pak presiden tidak main-main dengan nawa citanya. Kawasan ini telah disulap menjadi kawasan modern dan alami,” ungkap pria dengan logat khas tanah kelahirannya, bagian barat Sumatera.

Ia berpendapat, kawasan itu layak menjadi satu segmen wisata karena keindahannya dan lokasinya yang mudah ditempuh melalui jalur laut dan daratan Natuna.

”Kalau saja ada sentuhan sarana lagi sepeti MCK umum, penginapan dan lainnya saya yakin kawasan ini bukan hanya jadi pusat kegiatan ekonomi kemaritiman dan tentara. Tetapi juga kegiatan pariwisata masuk di dalamnya,” kata Zukri.

Sebelumnya, pemerintah telah merancang pengembangan kawasan tersebut melalui perlengkapan sarana.

Kementerian Perhubungan RI, akan membangun sarana kelengkapan seperti terminal pelabuhan, depot, MCK dan lainnya di sisi darat.

Sementara, Kementerian Pariwisata RI akan membanagun pelabuhan entry point sebagai pintu masuk dan keluar wisatawan dari dan ke Natuna di seputaran Selat Lampa.

”Selat Lampa jelas jadi salah satu objek wisata kita, sekarang kita sedang menggodok persiapan pembangunan sarana entry point di sekitar sana untuk menunjang pariwisata. Mudah-mudahan prosesnya lancar tanpa kendala,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi di kantornya. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here