Seluruh Komisioner Banwaslu Digemleng di Makorem

0
66
Pemasangan tanda peserta pelatihan wawasan kebangsaan komisioner Bawaslu

TANJUNGPINANG – Para Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) di Provinsi Kepulauan Riau dilatih wawasan kebangsaan di Auning Makorem 033/Wira Pratama di jalan Sei Timun, Km 14 Tanjungpinang, Kamis (12/10).

Acara yang dibuka oleh Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos ini diikuti 36 personel komisioner Bawaslu dari 7 Kabupaten dan Kota serta Komisioner Banwaslu di Provinsi Kepri. Selama di Makorem para komisioner se provinsi Kepri ini digembleng tentang pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

Danrem menyampaikan perkembangan situasi dan kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini. Menurutnya, banyak generasi bangsa kini berada dalam situasi dan kondisi krisis hingga dikhawatirkan akan melemahkan semangat dan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme dan semangat cinta tanah air Indonesia.

“Hal tersebut tentu dapat dilihat dari berbagai peristiwa yang telah terjadi di tengah-tengah masyarakat. Di antaranya, maraknya peredaran narkoba, meningkatnya angka kriminalitas, maraknya pergaulan bebas, adanya indikasi mulai munculnya ajaran komunisme, isu dan tidakan radikalisme dan terorisme serta adanya upaya memecah belah bangsa,” sebutnya. Menurut Danrem, kondisi tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara apabila dibiarkan.

“Untuk menggugah dan menumbuhkan kembali semangat dan nilai-nilai kebangsaan, semangat persatuan dan kesatuan serta semangat cinta tanah air Indonesia, khususnya bagi peserta pemantapan komisioner bawaslu Kab/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau ini, diharapkan dapat menggugah serta menumbuhkan kembali semangat nilai-nilai kebangsaan.

“Semangat nasionalisme dan semangat cinta tanah Air Indonesia bagi segenap komponen bangsa harus dijaga dan mengamankan dan melindungi keselamatan bangsa dan negara seperti yang diamanatkan pancasila dan uud 1945,” sebutnya.
Pelatih PBB Korem Pelda Jumin menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, dan setiap peserta akan mendapatkan pembekalan latihan baris-berbaris, rayapan tali dan kegiatan lainnya. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here