Seluruh Pegawai Harus Maksimalkan Waktu Bekerja

0
531

DOMPAK – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak seluruh pegawai untuk tidak mengendurkan semangat dalam bekerja setelah melewati libur panjang dalam rangka Hari Raya Idul Fitri.

”Suasana bekerja pasti kita rindukan. Tumbuhkan semangat dalam menghasilkan kinerja yang maksimal,” ujar Nurdin dalam amanatnya saat menjadi irup pada apel pagi gabungan, Kamis (21/6) di lapangan Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Nurdin melanjutkan, bahwa semangat tersebut harus dituangkan dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan maksimal karena waktu terus berjalan.

”Orang yang pintar pasti mampu memanfaatkan waktunya dengan baik karena yang telah berlalu tidak bisa terulang kembali,” lanjut Nurdin.

Nurdin yakin pegawai di lingkungan Provinsi Kepri merupakan aparat yang taat, aturan pasti dijalankan seperti kembali bekerja setelah libur lebaran. ”Saya percaya semua pegawai hadir di sini, jikapun tidak pasti ada alasan yang menguatkan mereka berhalangan,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir Nurdin mengajak seluruh pegawai yang hadir untuk terus menjalin kebersamaan, karena provinsi adalah satu tubuh, para pegawainyalah yang berperan penting dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan.

”Saya atas nama pribadi mengucapkan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin,” tutup Nurdin.

Setelah melaksanakan apel pagi gabungan, seluruh pegawai kemudian bersalaman dengan Gubernur Nurdin juga Wakil Gubernur H Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten dan Kepala OPD. Acara kemudian dilanjutkan dengan menggelar makan bersama di lobi kantor.

Absen Pegawai Dilaporkan ke MenpanRB
Tidak terasa tujuh hari cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H akan segera usai dan Kamis (21/6) kemarin, semua aparatur negara, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Prajurit TNI dan Anggota Polri, mulai masuk kerja seperti biasa.

”Saya mengingatkan pada hari Kamis tanggal 21 Juni 2018, seluruh aparatur negara harus sudah masuk kerja seperti biasa. Saya percaya saudara-saudara akan menjaga disiplin dan mematuhi ketentuan tersebut,” ungkap Asman Abnur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refornasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu (20/6).

Pada kesempatan tersebut, Menteri Asman juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap ASN, prajurit TNI dan anggota Polri yang bertugas di tempat-tempat pelayanan umum saat pelaksanaan cuti bersama.

”Pada saat yang lain sedang libur, saudara tetap bekerja melayani masyarakat. Terima kasih atas keikhlasan dan pengorbanan saudara. Semoga mendapat balasan dari Allah SWT,” ucapnya.

Selanjutnya Asman mengimbau jajaran ASN untuk mensyukuri berbagai kebijakan pemerintah yang telah menyejahterakan aparatur negara dengan meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

”Semoga berbagai kebijakan yang telah ditetapkan Bapak Presiden Jokowi dalam rangka Idul Fitri tahun ini, dapat memacu semangat dan motivasi kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Asman.

Terkait monitoring dan evaluasi terhadap kehadiran aparatur negara setelah pelaksanaan cuti bersama, Menteri PANRB sudah melayangkan surat Nomor: B/18/M.SM.00.01/2018 tanggal 7 Juni 2018, tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Surat tersebut ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala LPNK, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, para gubernur, serta para bupati/wali kota.

Dalam surat dimaksud ditegaskan bahwa, dalam rangka penegakan disiplin aparatur negara dan optimalisasi pelayanan publik setelah pelaksanaan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Dimohon agar setiap instansi pemerintah melakukan pemantauan kehadiran aparatur negara sesudah cuti bersama, yakni pada tanggal 21 Juni 2018 dan melaporkan hasilnya kepada Menteri PANRB pada hari yang sama.

Laporan dimaksud dapat disampaikan secara online melalui aplikasi sidina.menpan.go.id.

Pengaduan Melalui LAPOR!
Pasca sosialisasi LAPOR! di beberapa kota saat pelaksanaan mudik dengan mengusung tema #KenalLAPOR!saatmudik, masyarakat cukup antusias memanfaatkan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) tersebut.

Antara lain terlihat dari cukup banyaknya aspirasi dan pengaduan yang disampaikan masyarakat melalui aplikasi LAPOR! selama cuti bersama (periode 11-20 Juni 2018), yakni mencapai 1.607 laporan.

Sebanyak 1.295 laporan sudah di verifikasi dan di disposisi oleh admin kami ke admin kementerian/lembaga. Adapun sebanyak 278 laporan dihapus oleh admin kami karena setelah di verifikasi laporannya tidak lengkap.

”Sisanya sebanyak 24 laporan belum di proses, 9 laporan sedang di proses dan 1 laporan di pending,” ungkap Diah Natalisa, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refornasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu (20/6).

Lima topik aspirasi dan pengaduan masyarakat yang paling banyak disampaikan meliputi: masalah kemacetan, Tunjangan Hari Raya (THR), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan masalah ketenagakerjaan.

”Tingginya jumlah aspirasi dan pengaduan yang disampaikan masyarakat sebagai cerminan dari tingginya kesadaran masyarakat untuk melapor, harus segera direspon oleh aparatur. Kami berharap besok di hari pertama masuk kerja, semua admin LAPOR! kementerian/lembaga mulai efektif bekerja,” ungkap Diah.

Disampaikan lebih lanjut, selama tahun 2018 (Januari-pertengahan Juni), jumlah pengaduan masyarakat yang masuk melalui aplikasi LAPOR! mencapai 57.171 laporan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.061 laporan sudah diselesaikan, 3.189 laporan masih dalam proses, 7.542 laporan belum di proses, 1.158  laporan dipending, 4.876 telah diverifikasi dan di disposisi ke admin kementerian/lembaga, serta 24.345 laporan dihapus karena laporannya tidak lengkap.

”Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap warga masyarakat yang telah memanfaatkan aplikasi LAPOR!. Sebagai aktualisasi dari Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N), aplikasi LAPOR! ini adalah bukti kesungguhan pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pungkas Diah. (mas/ais/humas MenpanRB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here