Sembako Jelang Natal Dinyatakan Aman

0
182
Rapat soal sembako di Mapolda Kepri di Batam. f-istimewa polda kepri

BATAM – Masyarakat Batam diminta untuk tenang dan tidak panik, menjelang natal dan tahun baru. Tim Satgas Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) memastikan, bahan kebutuhan masyarakat, seperti daging, sayur dan telur, tersedia hingga akhir tahun. Ketersediaan bahan pokok diketahui dari hasil sidak ke distributor bahan kebutuhan di Batam.

Tim GSHP yang dipimpin Kasubdit I Dirkrimsus Polda Kepri AKBP Aris Rusdianto, Kamis (13/12) mengungkapkan hasil sidak itu. Sidak sendiri dilakukan ke distributor, seperti PT PT Seraya Mutiara Sejati, PT FKM PT ATN, PT Sekar Gumilang dan UD Niaga.

”Dari distributor pemasok bahan kebutuhan di Batam seperti, daging, sayur dan telur menyatakan, pasokan pangan aman hingga akhir tahun 2018,” kata Aris.

Menurut Aris, selain stok, harga juga diakui tidak ada masalah, karena masih stabil. Tidak ditemukan ada kenaikan harga. ”Bisa kita lihat langsung, tidak ada kenaikan, tidak ada penimbunan dan stok kebutuhan pangan sampai akhir tahun di pastikan aman,” bebernya.

Salah satu distributor PT FKM PT ATN, Anto yang mendistribusikan bawang dan sayur mengatakan barang stok cukup aman. Kondisi aman, karena dipasok rutin setiap minggu. ”Seperti bawang kita pasok dari Brebes, Nganjuk dan Porbolinggo sejauh ini aman. Tuh di kontainer masih belum kita turunkan,” kata Anto.

Hasan pemilik UD Niaga sebagai pemasuk telur juga menyatakan bahwa Batam tidak akan kekurangan telur karena banyaknya pemasok. ”Untuk telur di Batam ada 18 pemasok, rata rata telur di kirim dari Medan sampai akhir tahun aman dan setiap minggu kita di kirim,” ujar Hasan.

Sinari dari PT Seraya Mutiara Sejati menyatakan, daging sapi, ayam dan kambing tidak ada kenaikan bahkan kebanjiran stok. ”Tidak ada kenaikan, stok aman bahkan ayam segar berlimpah. Sapi kambing kuta datangkan dari Australia, jadi pasokan tergantung kapal dari Australia ada ke Singapura, bisa seminggu bisa 3 minggu tapi cukup untuk stok,” kata Sinari.

Tim Satgas Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) yang terdiri dari Dirkrimsus Polda Kepri, Karantina, Bea Cukai, Disperindag, Badan Pengawas Persaingan Usaha (BPPU), Polresta, Bulog, Dinas Pertanian, dan BPPOM melakukan Sidak ke Pasar Pujabahari, Pasar Tos 3000. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here