Sembako Langka saat Musim Utara

0
510
RAPAT: Sekda Kota Tanjungpinang, Riono MSi pimpim rapat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Tanjungpinang. f-humas pemko tanjungpinang

TPID Kota Tanjungpinang Gelar Rapat Koordinasi

TANJUNGPINANG – Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi di Kota Tanjungpinang, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota mengadakan rapat koordinasi. Kegiatan itu dilaksanakan di ruang Rapat Lantai II, Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Kamis (14/9).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah sekaligus sebagai Ketua TPID Kota Tanjungppinang, Drs Riono MSi, diikuti Staf Ahli, Kepolisian, Bea Cukai, BPS, BI, BPS, Bulog, Akademisi serta jajaran OPD terkait Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Dalam rapat ini, Riono menyusun langkah-langkah dalam pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan bahan pokok di Kota Tanjungpinang. Terutama memasuki musim utara dan bulan wisata pada Oktober mendatang.

Kerja sama yang sudah terjalin segera tindak lanjuti untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Jika stok sejumlah komoditas berkurang maka inflasi akan terjadi dan harga barang naik, hal ini tentu berdampak pada masyarakat. Untuk itu, kita harus berkerjasama mengantisipasi hal-hal tersebut, lakukan pengecekan dan pengawasan ke sejumlah distibutor untuk memastikan persedian pangan di Kota ini cukup.

Selain itu, Sekda juga minta supaya tanaman hidroponik tetap berjalan di masyarakat. Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) dapat mengintruksikan setiap kelurahan untuk menanam sayuran, misalnya setiap satu Kelurahan ada yang tanam tomat, cabai, kangkung, dan lainnya.

Sementara itu, Perwakilan Bulog, Sudirman menekankan bahwa stok beras untuk wilayah Kota Tanjungpinang aman hingga Februari 2018 mendatang. Persedian beras premium di gudang kita saat ini sebanyak 1000 ton, stok ini cukup untuk enam bulan ke depan.
Dikatakan Sudirman, dalam waktu dekat ini akan masuk minyak goreng dan bawang putih ke gudang bulog.

Masyarakat bisa membeli kebutuhan pangan di Rumah Pangan Kita (RPK), harga yang dijual pun sesuai harga bulog. Saat ini lembaga dan masyarakat yang bergabung pada program bulog sudah mencapai 80 RPK. Ketersediaan aman.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here