Sembilan Calon TKI Ilegal Digagalkan Berangkat

0
98

BATAM – Rencana penyeludupan calon TKI ilegal dibeberkan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga, Rabu (17/7), didampingi ‎Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta dan ‎Komandan KP Yudistira 8003, Akbp Handoyo. ‎

Ia menceritakan, pengungkapan dilakukan, Minggu (14/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Berawal dari personel Patroli KP Yudistira 8003 menerima informasi akan adanya pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) atau calon TKI illegal. Dilaporkan, rombongan itu akan berangkat ke Malaysia. Setelah dilakukan penggerebakan, diamankan sembilan orang PMI. Diantaranya, tiga orang pelaku ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO).‎

Mereka diamankan di rumah penampungan Perumahan Pemko Batam, di belakang Mall Botania 2 Batam Center. Dijadwalkan, diberangkatkan ke Malaysia.

Dari penggebrekan, diamankan dua orang pengurus yang akan memberangkatkan PMI illegal ke Malaysia. Berikut diamankan barang bukti satu unit speed boat fiber warna biru bermesin tempel merek yamaha 3 x 200 PK.

Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Ditpolairud Polda Kepri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Sementara tersangka yang diamankan, ada Lobing Subandryo (36) sebagai orang yang mengurus keberangkatan kesembilan PMI illegal‎. Kemudian, Supiadi (35), sebagai orang yang membantu mengurus keberangkatan.

“Ada tiga orang yang masuk DPO. Mereka, Rudi sebagai ‎koordinator pengiriman PMI, Rozi sebagai pembawa PMI ke penampungan dan ‎Andi sebagai pembawa PMI ke penampungan,” ungkap‎ Erlangga.

Akibat tindakan ilegal itu, para pelaku diancam pasal 81 jo pasal 69 jo pasal 86 huruf c jo pasal 72 huruf c Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Mereka diancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp15 miliar.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here