Semen Padang Gelar Lomba Beton Mutu Tinggi

0
186
Dirut PT Semen Padang Yosviandri memukul gong menandai dibukanya lomba beton mutu tinggi semen padang, Rabu (3/10/2018.

PADANG – PT Semen Padang kembali menggelar lomba Beton Mutu Tinggi. Kali ini, sebanyak 22 tim yang berasal dari mahasiswa Fakultas Teknik Sipil se-Perguruan Tinggi terbaik di Pulau Sumatera, turut serta berkompetisi pada ajang yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Semen Padang.

Selama lomba yang digelar mulai dari 3 sampai 4 Oktober 2018 itu, perusahaan semen di Sumatera Barat itu juga menggelar kegiatan berupa pameran produk semen, non-semen, karya inovasi karyawan dan pameran produk-produk mitra binaan dari Corprate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Ketua Pelaksana lomba Beton Mutu Tinggi, Nuralib mengatakan, kegiatan ini merupakan program Semen padang yang diadakan satu kali dalam dua tahun, dan menjadi ajang kompetisi bagi perguruan tinggi dalam hal desain beton mutu tinggi.

Kemudian bagi Semen Padang, lomba ini menjadi sarana sosialisasi dan promosi semen PCC (Portland Composite Cement), karena dalam lomba tersebut, para peserta menggunakan semen PCC sebagai bahan dasar pembuatan beton. Semen PCC sendiri, merupakan semen serbaguna dan lebih ramah lingkungan.

“Semen PCC dapat digunakan untuk membuat beton mutu tinggi yang menyamai bahkan mengungguli kualitas dari semen OPC. Bahkan seluruh bangunan yang ada di pabrik Indarung VI PT Semen Padang, 100 persen menggunakan semen PCC dari PT Semen Padang,” kata Nuralib pada pembukaan lomba Beton Mutu Tinggi 2018, Rabu (3/10/2018).

Lomba Beton Mutu Tinggi 2018 dibuka Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri yang ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan Direktur Operasional, Firdaus. Pada pembukaan lomba tersebut, turut hadir perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, Dinas PU Propinsi Sumatera Barat, serta perwakilan dari LPJK Propinsi Sumatera Barat.

Nuralib menyebut, Lomba Beton Mutu Tinggi kali ini cukup diminati. Buktinya, banyak perguruan tinggi yang ingin mengirimkan lebih dari satu tim untuk mengikuti lomba. Karena jumlah peserta dibatasi, makanya Semen Padang tidak bisa mengakomodir keinginan dari perguruan tinggi tersebut.

“Untuk tahun ini yang mengikuti ada 22 tim. Jumlah ini sebenarnya melebihi dari jumlah yang direncanakan, yaitu hanya sebanyak 16 tim. Karena antusias peserta cukup tinggi, makanya jumlah tersebut ditambah menjadi 22 tim yang berasal pergurruan tinggi dari Aceh hingga Lampung,” ujarnya.

Ke 22 tim tersebut, yakni Universitas Syah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Universitas Bengkulu, Universitas Batanghari, Universitas Jambi, Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Andalas, Institut Teknologi Padang, dan Universitas Bung Hatta
Selain itu, Universitas Putra Indonesia, Politeknik Negeri Padang, Universitas Negeri Padang, Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Politeknik Negeri Bengkalis, Universitas Islam Indragiri, dan Universitas Pasir Pangaraian, serta Universitas Lancang Kuning.
Indikasi Positif

Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri berharap lomba ini menjadi suatu indikasi positif terhadap perkembangan teknologi dan pengetahuan terkait pengolahan semen. Kemudian kepada para peserta, dia juga berharap agar lomba ini dapat memacu semangat untuk terus menciptakan produk–produk berbahan baku semen yang dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk konstruksi saja, namun juga dapat diperluas untuk sektor lainnya.
“Inovasi–inovasi dan diversifikasi produk dan bisnis harus terus dilakukan oleh Perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya di tengah persaingan Industri semen yang semakin ketat. Saya sebagai manajemen PT Semen Padang sangat mendukung acara–acara seperti ini yang dapat terus menggerakkan inovasi dan ide–ide kreatif anak muda, untuk terus digunakan sebagai media penyalur ide–ide millenials yang out of the box,” katanya.

Salah seorang mahasiswa fakultas Teknik Sipil, Universitas Bengkulu, Rexy Julianto menyebut bahwa kompetensi ini penting bagi mahasiswa, karena dapat mengukur tingkat kemampuan mahasiswa dalam membuat beton mutu tinggi. “Di samping itu, lomba ini juga menjadi motivasi bagi kami, termasuk mahasiswa lainnya dari teknik sipil,” ujarnya.
Mahassiwa semester V ini juga mengaku senang bisa mengikuti lomba yang diadakan oleh PT Semen Padang ini, karena Semen Padang sebagai perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, merupakan perusahaan semen yang memiliki produk berkualitas nomor satu di Indonesia. “Sangat banyak kontruksi yang kuat dan monumental di Indonesia yang menggunakan produk Semen Padang,” akunya.

Sementara itu, dosen pendamping dari Institut Teknologi Padang, Arman Arifin menyebut lomba ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tapi juga perguruan tinggi. “Saya berharap, lomba ini terus dipertahankan oleh PT Semen Padang, karena melalui lomba ini, mahasiswa juga bisa berinovasi untuk membuat beton bermutu dan berkualitas tinggi,” ujarnya.(*/jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here