Semester Pertama, Kunjungan Wisata Naik 10 Persen

0
374
LEPAS TUKIK: Puluhan anak dan pengunjung pantai Trikora melepas tukik bersama Bupati Bintan, Minggu lalu. f-istimewa/kominfo bintan

Bupati Giatkan Konservasi Penyu

BINTAN – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bintan, pada semester pertama tahun 2017 ini, naik 10,97 persen dibandingkan periode yang sama, pada tahun 2016 lalu. Angka kunjungan itu melalui pintu masuk pelabuhan internasional Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi. Bupati Bintan H Apri Sujadi berharap, masyarakat menggiatkan konservasi penyu, untuk menarik kunjungan wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan, jumlah wisman pada semester pertama tahun ini, yang masuk melalui Lagoi sebanyak 194.583 orang. Sedangkan pada semester pertama tahun 2016 lalu, hanya 175.254 orang. ”Ini merupakan peningkatan kunjungan wisata yang baik di Bintan. Sementara di daerah lain, justru kunjungan wismannya turun,” kata luki, Senin (25/9).

Ia menyebutkan, beberapa event olahraga internasional di Bintan dan pelaksanaan tahun baru, serta hari raya Imlek memberikan kontribusi yang besar, dalam peningkatan jumlah wisman. Turis asal Singapura dan Tiongkok merupakan yang terbanyak mengunjungi Bintan, dibandingkan negara lain. ”Untuk Singapura tercatat 54.436 orang, dan di posisi kedua dari Tiongkok sebanyak 39.484 orang,” sebutnya.

Ia menyebutkan, jumlah wisman dari Tiongkok kini semakin menunjukkan tren yang positif. Padahal beberapa tahun sebelumnya, wisman Malaysia, Jepang dan Korea merupakan wisman terbanyak setelah Singapura. ”Ini juga didukung dengan banyaknya destinasi wisata baru, baik yang dikelola oleh pihak perusahaan maupun berbasis masyarakat,” jelas Luki.

Bupati Bintan H Apri Sujadi menyambut baik atas peningkatan jumlah kunjungan turis asing itu. Bupati meminta agar konservasi penyu di Bintan dapat terus ditingkatkan. Selain melestarikan habitat penyu, konservasi juga menjadi daya tarik turis berkunjung ke Bintan. Karena, cukup banyak turis yang berkunjung ke Bintan, senang saat melepas tukik (anak penyu) ke laut.

”Justru itu, kita senantiasa mengajarkan kepada masyarakat dan generasi muda, untuk melestarikan penyu di perairan Bintan,” kata H Apri Sujadi, usai melakukan pelepasan penyu di pantai Trikora, dalam kegaiatan Save Our Earth and Sea 2017, Minggu (24/9) lalu.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bintan Fachrimsyah mengatakan, kegiatan pelepasan tukik tersebut disejalankan dengan serangkaian kegiatan bersih pantai. Tujuannya untuk membina dan mengarahkan anak usia dini lebih peduli dan mencintai arti kebersihan di lingkungan sekitar.

Di Kabupaten Bintan, saat ini memiliki banyak lokasi penangkaran tukik yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Seperti di Desa Mapur, Pulau Tambelan, Malang Rapat, Lagoi dan Pulau Beralas Pasir. ”Selain menjaga ekosistem laut, pelestarian penyu juga menarik banyak wisatawan untuk datang ke Bintan,” ujar Fachrimsyah. (fre/aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here