Semoga Memerhatikan Nasib Guru

0
321
Mengajar: Ernawati salah satu guru honor yang sedang mengajar. f-dokumen/tanjungpinang pos

Semoga cawako yang sudah ada, bisa melanjutkan pekerjaanya yg masih terbengkalai dan memperhatikan nasib guru. Banyak guru yang pensiun hingga harus dicari solusinya, terima kasih.
085668398715

TANGGAPAN:
Pemerintah Kota Tanjungpinang dan DPRD Kota Tanjungpinang terus mencarikan solusi terkait kekurangan guru. Bahkan belum lama ini, Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang membidangin pendidikan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG terkait kekurangan guru, Senin (18/9) di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Dari hasil pertemuan itu, Dadang sudah menyediakan data kekurangan guru tingkat SD dan SMP di Kota Tanjungpinang. Yaitu sekitar 550 guru yang terdiri 225 guru SD dan 325 guru jenjang SMP.

Untuk memenuhi atau pemerataan tenaga pengajar, Dadang belum lama ini melakukan rotasi. Terkait hal ini, tidak semua sekolah setuju karena merasa kekurangan guru.

Selain itu, karena kekurangan guru, Dadang juga meminta kepala sekolah memaksimalkan jam mengajar guru, dari sebelumnya 24 kini menjadi 36-40 jam per minggu.

Hasil komunikasi dilakukan bersama Dadang, bahwa pihak Disdik telah mengajukan kekurangan tenaga pengajar ke Kemenpan RB. Terkait proses seleksi atau penerimaan, masih menunggu.

Ia juga memuji, kini pendidikan Tanjungpinang ke arah yang lebih baik, meski demikian masih banyak persoalan yang perlu diselesaikan menuju kemajukan yang baik bagi penerus. Bahkan Kemenpan RB Asman Abnur memberikan sinyal akan merekrut CPNS tahun depan. Dagang berharap usulan penambahan guru bisa di akomodir. (dlp)

Dagang AG
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here