Semua Akses Masuk Dijaga, Setiap Tamu Disapa

0
61
menwa STAI MU Tanjungpinang foto bersama usai melakukan pengamanan wisuda mahasiswa di Hotel Comforta, Sabtu (20/10). F-istimewa

Melihat Upaya Menwa Menyukseskan Wisuda STAI MU Angkatan XIX

Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI MU) Tanjungpinang Angkatan XIX dan Dies Natalis ke XXI tahun Akademik 2018/2019 di Hotel Comforta, Sabtu (20/10) sukses digelar.

TANJUNGPINANG – Rangkaian acaranya juga berlangsung aman. Tentu saja, ini karena matangnya persiapan acara serta Resimen Mahasiswa (Menwa) yang sudah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Bagi Menwa, mengamankan aktivitas kemahasiswaan sudah menjadi kewajiban. Kalau sukses tak mesti dipuji dan saat salah mesti bertanggungjawab atas segala kelalaiannya.

Lalu apa peran Menwa satuan 055/Bulang Linggi di Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) Angkatan XIX dan Dies Natalis ke XXI tahun Akademik 2018/2019 di Hotel Comforta, Sabtu (22/10).

Menurut Komandan Satuan (Dansat) Surianto, untuk menunjang kegiatan dan menyukseskan rangkaian kegiatan wisuda itu, 15 orang anggota Resimen diturunkan ke acara.

”Rapat senat upacara wisuda, kami jadikan sebagai sebuah model pembelajaran dalam membina kemampuan anggota Menwa. Pembelajarannya berupa kemampuan berkomunikasi, sikap disiplin, berpikir cepat dan tepat dalam menyelesaikan masalah di lapangan serta belajar kepemimpinan. Sejatinya, kegiatan pengamanan ini membuktikan kemampuan dasar lapangan, dan tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan tersebut,” sebutnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan wisuda kali ini, anggota Menwa mendapatkan tugas menjaga tamu VIP, penjagaan di pintu Hang Jebat, Hang Lekir, area tangga di bagian dalam serta di bagian luar untuk melakukan penyortiran tamu yang akan masuk ke dalam ruang VIP.

”Meski keamanan dan kenyamanan tamu merupakan prioritas utama kami, namun tamu yang lain juga mesti merasa tidak terganggu. Tidak mudah mengatur tamu undangan. Dan setiap tamu mesti kami sapa dengan ramah dan senyuman hingga mereka tidak terganggu dengan sistem pengamanan yang kita buat,” ujarnya.

Menurutnya, perlu kesigapan personel serta menonjolkan keramahtamahan dalam menyapa setiap tamu serta tujuan mereka, agar mengetahui ke posisi mana tamu itu mesti mereka arahkan.

”Acara ini tentu mengundang perhatian orang banyak. Keluarga, relasi para wisudawan ramai-ramai hadir. Di situlah kemampuan Menwa diuji untuk membuat para tamu lain bisa menyaksikan prosesi wisuda tanpa mengganggu tamu-tamu VIP,” sebutnya.

Target yang diharapkan dan sebagai tolok ukur suksesnya kerja Menwa, sebutnya, adalah berupa suasana berjalan kondusif, para tamu merasa nyaman dan tertib serta acara berlangsung sukses.(zakmi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here