Semua Bersinergi Memajukan Kepri

0
124
SEKDAPROV Kepri TS Arif Fadillah menyerahkan suvenir kepada Ketua Komisi VI DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kamis (8/2). F-istimewa/humas pemprov kepri

Sekdaprov Kepri Jamu Komisi VI DPR RI

Sekdaprov H TS Arif Fadillah mengatakan Kepri terus berupaya untuk selalu menciptakan situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif. Kondisi ini sangat baik untuk peningkatan investasi. Juga sangat mendukung sektor pariwisata.

BATAM – Kini, dengan semakin bersinerginya Pemko Batam dengan BP Batam akan terus meningkatkan investasi di Kota Batam dengan memudahkan perizinan tanpa membentur peraturan.

Hal ini disampaikan Arif Fadillah saat pertemuan dengan Komisi VI DPR RI di Golden Prawn, Batam, Kamis (8/2). Sebelumnya Komisi VI DPR RI melakukan peninjauan ke Mall Pelayanan Publik di Gedung Sumatera Expo, Batam Center Kota Batam.

Arif menegaskan bahwa saat ini perlu dibuatkan payung hukum dan regulasi yang tepat agar investasi terus berkembang. Karena potensi yang dimiliki Provinsi Kepri khususnya Kota Batam selain Industri juga sedang dikembangkan sektor pariwisata.

Untuk wisata, malah saat ini sudah ada penerbangan langsung (direct) dari Cina ke Bandara RHF Tanjungpinang untuk membawa wisatawan yang ingin melihat secara langsung indahnya Pulau Bintan.

Pada kesempatan itu, Arif berterima kasih atas penilaian Komisi VI DPR RI kepada Mall Pelayan Publik dan akan terus diperbaiki pelayanannya. MPP direncanakan oleh Kemen PAN dan RB untuk diresmikan langsung oleh Presiden RI.

Sebagai salah satu Ketua Tim Percepatan Usaha, kata Arif, pihaknya akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah dan akan melaporkannya langsung kepada Gubernur dan Presiden.

Pada pertemuan itu, dari Kepri, hadir Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Kadis PMPTSP Kepri Azman Taufik, Kadis Perindag Kepri Burhanuddin dan Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk.

Komisi VI DPR RI langsung dipimpin H Teguh Juwarno beserta anggota yaitu Irmadi Lubis, M. R. Ihsan Yunus, Nyoman Dharmantra, Hardisoesilo, Fadhlullah, Mustofa Assegaf, H Nyat Kadir dan Hamdani.

Ketua Tim Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan, Mall Pelayanan Publik Kota Batam merupakan salah satu contoh Revolusi Mental untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata 5 persen. Teguh mengajak semuanya bersama akan berupaya untuk terus meningkatkan ke angka 7 persen sehingga Indonesia tetap berada di rata-rata pendapatan menengah di dunia.

”Tahun sebelumnya, Kota Batam yang diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan perekonomian Indonesia sangat jauh dari yang diharapkan karena terjadi permasalahan serius dan akhirnya pada hari ini bisa bangkit dan bersinergi untuk terus tumbuh,” kata Teguh.

Menurut Teguh, pihaknya berharap Pemprov Kepri, Pemko Batam dan BP Batam untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dan sinergi, sehingga investor bisa berlomba-lomba untuk datang ke Kota Batam.

Dalam pada itu, Kepala BP Batam Lukita menyampaikan hubungan dengan Pemko Batam tidak terlepas dari peran DPR RI dan Pimpinan Tertinggi untuk bisa mempercepat pertumbuhan perekonomian.

Pemprov Kepri, Pemko Batam dan BP Batam serta TNI/Polri telah sepakat akan menjadikan Kota Batam sebagai salah satu kawasan Strategis Nasional.

Sementara Wawako Amsakar Ahmad mengatakan, tiga tahun belakangan ini perekonomian Kota Batam mengalami perlambatan yang mengganggu pertumbuhan ekonomi Nasional. Kini semuanya bergerak ke arah yang semakin baik.

”Merosotnya perekonomian Batam disebabkan inkonsistensinya peraturan yang membuat bingung pengusaha. Harapannya dengan kehadiran Komisi VI DPR RI bisa mengurai setiap permasalahan yang dihadapi Kota Batam sehingga pertumbuhan perekonomiannya bisa meningkat,” kata Amsakar.(MARTUA-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here