Semua Penumpang Dijamin Terangkut

0
1139
BERLABUH: Kapal-kapal feri yang melayani penumpang Tanjungpinang-Batam dan sebaliknya berlabuh di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.f-suhardi/tanjungpinang pos

Arus Mudik Batam-Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Menjelang arus mudik Lebaran, operator feri Batam-Tanjungpinang dan sebaliknya sudah mempersiapkan armadanya. Fendi alias Asai, salah satu pengelola feri Baruna-Oceanna mengatakan, pihaknya menyediakan 12 unit feri aluminium untuk membawa penumpang Batam-Tanjungpinang dan sebaliknya.

Jumlah ini masih bertambah dari armada feri Marina. Asai mengatakan, semua penumpang arus mudik bisa mereka layani. Apalagi, kapal Baruna-Oceannya cukup besar.

”Kapal kita gede-gede. Banyak yang bisa kita bawa sekali jalan. Apalagi, ada 12 kapal kita saat ini. Pokoknya semua penumpang pasti kita bawa,” ujarnya saat dihubungi lewat ponselnya, Jumat (2/6). Sebelum puncak arus mudik, pihaknya sudah melakukan persiapan terhadap armadanya. Dilakukan pengecekan semua kapal.

Baca Juga :  Gedung SDIT As-Sakinah 2 Mulai Dibangun

”Seperti biasa, jika perlu, kapal naik dok. Dengan begitu, semua kapal sudah siap beroperasi saat puncak arus mudik nanti,” katanya memastikan. Dijelaskannya, saat arus mudik Lebaran tahun lalu, tidak ada penumpang yang ketinggalan karena tak dapat tempat duduk. Karena jumlah kapal yang disiapkan banyak, semua penumpang terangkut.

Tahun ini, ia memprediksi puncak arus mudik tidak begitu membeludak. Hal itu dikarenakan sudah banyak warga yang bawa motor dan mobil lewat Roro ke Batam. Sekarang ini, sejak puasa, penumpang di kapal mereka sepi dan menurun hingga 50 persen. Karena itulah, ia yakin saat puncak arus mudik nanti, penumpang tidak begitu membeludak.

Baca Juga :  Disdukcapil Butuh 20 unit Perangkat Komputer

Namun, sekalipun arus mudik membeludak, mereka siap mengantarnya sampai tujuan. Ditanya apakah ada penambahan jam keberangkatan saat puncak arus mudik nanti, Asai mengatakan, semua itu tergantung Syahbandar.

”Sekarang belum ada. Feri terakhir tetap pukul 17.30. Kalau nanti ada penambahan waktu, kita ikut aja aturan itu,” ungkapnya. Biasanya, arus mudik lebaran itu puncaknya H-4 hingga H-1 lebaran. Pelabuhan akan padat dan penumpang berdesakan di trestle.

Tahun ini, ada sedikit perbedaan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu, trestle penumpang internasional dan domestik terpisah, maka tahun ini hanya menggunakan satu trestle saja yakni, trestle penumpang domestik.
Trestle penumpang internasional untuk sementara belum bisa digunakan karena gedung terminal sedang direnovasi.

Baca Juga :  Pajak Lancar, Jalan Raya Masih Gelap

Karena itu, layanan penumpang internasional dialihkan sementara ke trestle penumpang domestik. Dikhawatirkan, trestle tersebut akan penuh karena dilewati penumpang domestik dan internasional baik yang baru datang maupun yang hendak berangkat. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here