Senang, Kampung Kami Sudah Terang

0
589

NATUNA – WARGA Kampung Bawah Gunung, Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur kini merasa senang karena desanya telah dialiri listrik selama 24 jam. Desa yang terletak dikawasan pelosok Kecamatan Bunguran timur, karena letaknya jauh dari pusat desa dengan jarak tempuh 10 Kilometer.

Sedangkan, masyarakat Desa Selemam bermata pencaharian sebagai nelayan, petani kebun dan pemotong kayu. Seorang warga Desa Selemam Sulaiman mengatakan, ia bersama masyarakat lainnya merasa gembira karena saat ini sudah bisa menikmati listrik. Sebelumnya, desa tempat ia tinggal tidak memiliki jaringan listrik dan berharap pada mesin genset yang hanya hidup 4 jam pagi dan sore.

Baca Juga :  Usulan Anggaran Rujukan Tak Terpenuhi

”Tak ada yang bisa kami katakan, selain syukur Alhamdulillah. Kami tidak pernah terbayang, listrik bisa masuk ke kampung yang jauh ini. Kami sangat senang, karena kampung kami sudah terang” ungkap Sulaiman, Minggu (2/7). Ia menambahkan, dengan masuknya pelayanan listrik PLN saat ini bisa menunjang pekerjaan sehari-hari. Ia pun bersama warga lainnya, akan memanfaatkan listrik untuk membuat santan kepala dengan mesin parut kelapa.

”Kami akan semaksimal mungkin menggunakan listrik. Selain itu kami bisa menoton tv, dan menggunakan hape,” jelas Sulaiman. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna bersama PLN, ter us berupaya untuk menerangi pulau-pualu terdepan yang masih gelap gulita. Seperti di kawasan Pulau Laut, yang hingga kini pelayanan listrik masih belum memadai.

Baca Juga :  DPRD Minta Retribusi Digenjot

Camat Pulau Laut Sudirman mengatakan, listrik di Pulau Laut mejadi keperluan mendasar bagi masyarakatnya. Tidak hanya itu, listrik juga ebagai penunjang sarana pertahanan di pulau terdepansebagai kawasan strategis di perbatasan. Menurutnya, Pulau Laut sebagai kawasan strategis pertahanan dan sebagai pulau yang hanya berbatasan laut dengan Viatnam, Kamboja, Tailand, Brunai Darussalam serta Malaysia tidak boleh gelap.

”Pulau Laut berada sangat jauh dari pulau-pulau lain, dan posisinya persis dipusaran alur laut internasional,” ujar Sudirman, beberapa waktu lalu. Kecamatan yang terdiri dari tiga desa tersebut, hanyasatu desa yang telah dialiri listrik yakni Desa Air Payang. Sedangkan, untuk Desa Tanjung Pala dan Desa Kadur masih gelap gulita.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here