Senggarang Mati Suri

0
951
TAK BERKEMBANG: Inilah kantor Wali Kota dan kantor DPRD Kota Tanjungpinang di Senggarang. F-ADLY/TANJUNGPINANG POS

Pembangunan kawasan pusat pemerintahan Kota Tanjungpinang Senggarang dinilai mati suri. Ada 1.333 haktare lahan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas atau Free Trade Zone (FTZ), tapi belum ada investorya.

SENGGARANG – Di Kawasan ini baru ada Kantor Wali Kota dan kantor DPRD Kota Tanjungpinang yang berdiri megah dan ditempati sejak tahun 2007 lalu.

Zaman Wali Kota Hj Suryatati A Manan, di kawasan ini dibangun rumah adat dan kantor pemerintahan berlantai lima.

Rumah Dinas Wali Kota, Wakil Wali Kota dan rumah dinas DPRD Tanjungpinang, inipun belum selesai hingga saat ini.

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tanjungpinang, Alfin M Nur, melihat kawasan pusat pemerintahan ke depannya perlu dibenahi, agar bisa jadi pusat ekonomi baru di Tanjungpinang.

”Kawasan Senggarang itu cocok dibangun kampus Politeknik dan memanfaatkan kawasan FTZ-nya,” tegasnya.

Menurutnya, Senggarang merupakan hunian lebih banyak oleh etnis Tionghoa. Disana ada terdapat berbagai vihara, dan patung-patung Buddha. Bahkan, Senggarang mendapat transportasi berupa boat kecil, sampan. Mestinya lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemko dibangun. Cocok dibangun di Senggarang adalah kampus Politeknik,” ulangnya.

Kata dia, Kota Tanjungpinang khusus di Senggarang dijadikan kawasan pendidikan. Untuk kawasan pariwisata sudah ada di Bintan termasuk kawasan industri. Nah di Tanjungpinang, khusus di Ibu Kota Tanjungpinang, Senggarang dijadikan kawasan kampus.

”Perputaran ekonomi pasti akan berkembang di Senggarang,” tegasnya.

Ia juga minta, agar Pemko Tanjungpinang, menyediakan transportasi umum ke Senggarang. Ia melihat, masyarakat yang belum memiliki kendaraan, masih kesulitan untuk ke pusat pemeritahan di Senggarang.

”Lahan yang masih dikuasi oleh swasta juga harus dibangun. Kalau sudah lama tak dibagun maka menjadi lahan tidur yang tidak produktif, pemerintah daerah berhak menguasi kembali,” tegasnya.

Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah belum berhasil dihubungi terkait rencana memaksimalkan lahan tidur di Senggarang.(ANDRI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here