Seni Tradisional Kepri Diviralkan Seluruh Peserta Lomba Vlog

0
172
Zulhendri

DINAS Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Kepri akan kembali membuka lomba video pendek atau vlog konten tradisional. Lomba tahap kedua akan dimulai 1 Juli dan ditutup 31 Juli mendatang. Hadiah yang disediakan untuk pemenang ada uang tunai jutaan rupiah. Lomba video atau vlog ini bertema Informasi Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau dalam bentuk media tradisional seperti Makyong, Pantun, Joget Dangkong dan berbagai kesenian khas Melayu lainnya. Ada banyak objek video untuk masyarakat umum yang bisa ikut dilombakan.
Menurut Kadiskominfo Provisi Kepri Drs. Zulhendri M.Si, melalui Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik Andi Amirullah, peserta bisa mengambil video di kegiatan mana saja yang ada di Kepri. Baik itu kegiatan pemerintah maupun kegiatan pihak swasta yang menampilkan kesenian tradisional.

”Lomba video pendek atau vlog ini kita bagi menjadi dua tahap. Tntuk tahap pertama sudah selesai yang berlangsung antara 22 April 2019 sampai 22 Mei 2019 lalu. Kaliini kita buka tahap kedua yang dimulai 1 Juli dan akan berakhir pada 31 Juli 2019,” sebut Andi Amirullah.

Untuk pemenang, sambung Andi Amirullah, akan diumumkan pada acara yang akan berlangsung di minggu Agustus 2019 mendatang.
Lomba ini, sambungnya, untuk mengasah kreativitas warga Kepri dalam mengambil gambar video dan menjadikannya ke sebuah vlog. ”Dengan lomba ini, setiap peserta juga sudah ikut mempromosikan kesenian-kesenian tradisional di Kepri,” sebutnya.

Peserta, sebutnya diberi seluas-luasnya menentukan pilihan objek lomba. ”Pengambilan video boleh menggunakan smartphone atau kamera dan temanya tentang pertunjukkan kesenian yang mereka saksikan dimanapun, lalu mengikuti ketentuan yang sudah menjadi persyaratan sekaligus untuk memviralkan karya perserta yang diikutkan dalam lomba,” sebutnya. Topik yang diangkat bisa beraneka ragam sesuai dengan keinginan peserta lomba. Bisa berupa kesenian tradiosional melayu di Kepri, bisa berupa permainan tradisional di Kepri bahkan bisa juga tentang kehidupan kas. Di antaranya tari-tarian. Dari banyak tarian, bisa juga diambil yang lebih spesifik seperti Zapin. Dan Zapin pun beragam, bisa diambil tentang Zapin Penyengat.

Menurut Andi, lomba ini merupakan lomba medsos anugrah diseminasi informasi secara tradiosional. Peserta juga mesti mem-follow facebook dan instagram KSP serta subscribe youtube channel Diskominfo Kepri. ”Untuk facebook nama akun kita adalah Kepri Smart Province, sementara instagram kita adalah @keprismarprov_, dan untuk youtube akun kita adalah Diskominfo Kepri,” terangnya.

Selain itu, Kata Andi Amrullah, peserta lomba juga harus menggunggah konten yang diperlombakan di facebook dan instagram peserta dengan menandai akun facebook dan instagram KSP serta menyertakan tagar (#) sebagai berikut; #mediatradisional, #kumunikasipublik, #kominfo, #happylike4like, #riauisland, #pesonakepri, #batam, #tanjungpinang, #bintan, #karimun, #Natuna, #Lingga, #anambas, #lovekepri.
”Untuk durasi vlog, antara 30 detik sampai 2 menit. Serta karya yang dilombakan harus original dan tidak melanggar karya intelektual pihak lain serta belum pernah diperlombakan sebelumnya. Vlog yang diperlombakan juga tidak boleh melanggar unsur sara, tidak porno dan tidak ada unsur ujaran kebencian,” jelasnya. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here