Senin, 111 Rumah Teluk Keriting Mulai Dicat

0
379
PPTK perbaikan dan pengecatab rumah di Teluk Keriting, Kartini beserta lurah dan tokoh masyarakat memberikan sosialisasi.

TANJUNGPINANG – Rumah-rumah pesisir di kawasan Teluk Keriting siap untuk dicat warna-warni. Rencananya, akan dimulai, Senin (10/9) mendatang.

Sebelum dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan sosialisasi ke masyarakat, Kamis (6/9) di Aula Kantor Lurah Tanjungpinang Barat.

Hadir sebagai narasumber, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Masyarakat (Perkim) Kepri didampingi Lurah Tanjungpinang Barat, Wimmy serta Ketua Forum Masyarakat Teluk Keriting (Formatur), Iwan.

PPTK renovasi dan pengecatan rumah di Teluk Keriting sekaligus Kasi Perkim Kepri, Kartini menuturkan, untuk tahap awal ini, ada 111 unit rumah yang akan direnovasi sekaligus dicat warna-warni.

Ia menuturkan, nantinya rumah-rumah warga, selain dicat juga akan direnovasi. Hanya saja tidak seratus persen, sesuai dengan kebutuhan setiap rumah.

Terkait warna cat setiap rumah, diserahkan kepada pemilik masing-masing. Hanya saja, pihak kontraktor menyediakan enam pilihan warna. Terkait apa saja warnanya, ia mengaku tak mengingat pasti.

”Ada enam pilihan warna, nantinya pemilik rumah itu pilih sendiri. Mau satu rumah satu warna boleh, mau campur-campur juga boleh,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, usai sosialisasi.

Anggarang yang disediakan Pemprov, untuk merenovasi sekaligus mengecat rumah penduduk Teluk Keriting sekitar Rp4 miliar lebih.

”Ini hanya menyelesaikan 111 unit rumah, nantinya akan ada tahap kedua yang dilaksanakan tahun depan,” ucapnya.

Formatur sekaligus tokoh pemuda, Iwan menuturkan, perbaikan dan pengecatan rumah di Teluk Keriting akan dilaksanakan secara bertahap. Untuk awal ini, diberikan kepada 111 unit rumah yang terdiri dari RW 11 dan RW 15.

Dituturkannya, jumlah rumah di kawasan Teluk Keriting ada sekitar 500 unit lebih, hanya saja yang prioritas untuk dikerjakan sekitar 250 rumah.

”Prioritas yang akan dibantu sekitar 250 unitan lebih, sisanya rumah di situ bagus-bagus. Jadi tidak perlu dibantu karena mampu,” tuturnya.

Ia menuturkan, sebelum dilakukan pengecatan, rencananya, Sabtu (8/9) akan diadakan pertemuan dengan dinas terkait dan kontraktor. Membahas teknis pekerjaan di lapangan bersama masyarakat.

Iwan menjelaskan, bahwa nantinya pekerjaan juga akan melibatkan pemilik rumah masing-masing. Jadinya, pemilik rumah memiliki keseriusan mempercantik tempat tinggalnya sendiri.

Selain itu, tentunya akan diberikan upah dari hasil bertukang. ”Tapi ini khusus kepada pemilik rumah yang masih sehat, jika tidak dibantu tukang lainnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, program ini, bisa diterima masyarakat karena tujuannya, menjadi kawasan itu sebagai ikon wisata.

Ke depan, rencananya, jika rumah-rumah di kawasan itu layak dan catik, maka bisa menjadi home stay para pengunjung wisatawan manca negera maupun nusantara.

Terkait teknisnya, masih perlu dibahas dan butuh pembinaan dari pemerintah. Khususnya, memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar.

Disinggung terkait warna-warna cat rumah, ia menilai yang mencolok seperti stabilo. Sehingga dijadikan spot foto akan bagus. ”Saya tidak hafal pasti, namun warnanya terang biar menarik perhatian,” paparnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here