Senjata Tajam Ditemukan di Blok Tahanan Rudenim

0
296
Petugas Imigrasi menunjukkan barang hasil sitaan dari dalam ruang tahanan Rudenim, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang yang dihuni 69 pengungsi dari berbagai negara, di razia, Kamis (13/12) sekitar pukul 10.30 WIB.

Alhasil, ditemukan senjata tajam (Sajam) di sejumlah blok penghuni pengungsi. Kapasitas Rudenim menampung 600 orang. Sebagian pengungsi dari berbagai negara sudah dipindahkan ke Badra Resort Bintan, dan Hotel Kolekta Batam.

Kepala Bidang Penempatan Keamanan Pemulangan dan Pendeportasian (PKPD) Rudenim Tanjungpinang Agung Astrawinata mengatakan, sejumlah sajam tersebut ditemukan di 4 blok pengungsi Rudenim Tanjungpinang. Selain sajam, petugas imigrasi juga menemukan beberapa botol penyedap rasa makanan kosong, botol minuman beralkohol merek Chivas, korek api, obeng, tang penjepit dan reskuker.

”Barang-barang itu kita ambil yang disembunyikan para pengungsi. Kita sita dan dimusnahkan nantinya,” katanya.

Agung menyebutkan, kendati sudah mengawasi keluar masuk pengungsi secara ketat, mulai dari pemeriksaan setiap barang bawaan ke Rudenim Tanjungpinang, tetap saja benda-benda tersebut ditemukan di sejumlah blok pengungsi.

”Sebenarnya boleh satu pisau ada di dalam blok yang digunakan untuk memasak, namun pada saat  sidak jumlah sajam itu berlebihan maka kita sita,” sebutnya.

Lanjutnya, penyitaan barang-barang temuan hasil sidak tersebut mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan Rudenim Tanjungpinang.

Setiap pengungsi tidak dibenarkan memiliki peralatan dapur lebih dari satu, selain itu juga dengan alasan menghemat penggunaan listrik.

”Pengungsi yang harusnya memiliki satu pisau untuk masak ternyata ada 2 dan 3, ini menjadi ancaman untuk kita antasipasi. Dan untuk reskuker tidak dibenarkan lebih dari satu karena keterbatasan penggunaan listrik,” jelasnya.

Diketahui, Rudenim Tanjungpinang melaksanakan sidak blok penghuni pengungsi Rudenim Tanjungpinang 3 kali dalam 1 tahun. Ini tidak termasuk dengan sidak yang bersifat sangat penting atas persoalan tertentu.

”Dengan adanya temuan ini pihaknya akan memperketat lagi pengawasan barang masuk, untuk narkoba tidak ada ditemukan pada saat Sidak. Ia juga akan menindak tegas bawahannya yang bermain dengan tahanan,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here