September, Tender Pengelolaan Hang Nadim

0
1057
Bandara: Suasana bandara Internasional Hang Nadim Batam.f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan, akhir Agustus 2017 sudah mengeluarkan request proposal untuk tender pengelolaan Bandara Hang Nadim. Satu bulan setelah itu, direncanakan, akan dilakukan tender. Dimana, proses tender akan menggandeng LKPP. Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Eko Budi Santoso di Batam. Tender akan mengacu pada Perpres 38. Prosesnya juga tetap dikawal oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). ”Agustus 2017 kita akan melakukan proposal request dan satu bulan setelah itu, melakukan tender,” kata Eko.

Dijelaskannya, request proposal akan mengundang investor yang berminat mengelola Hang Nadim. Saat request proposal itu, BP akan menjelaskan rencana ke depan. Selanjutnya, akan meminta penilaian dan masukan peminat pengelola Hang Nadim.  ”Jadi ada market sounding. Kita akan bertemu beberapa calon investor untuk menanyakan berdasarkan proposal yang kita tawarkan. Ada nggak yang tidak menarik di proposal kita?” sambung Eko.

Baca Juga :  Telkomsel Hadirkan Promo Pesta Kuota 10 GB

Direncanakan, pada akhir tahun 2017, sudah diketahui pemenang tender. Targetnya finansial closing tahun ini. Tapi realisasi investasi belum belum. ”Siapapun yang menang, harus menunjukkan kemampuannya,” sambungnya.

Diakuinya, dengan tender itu, maka pengelolaan Bandara Hang Nadim, menggunakan sistem kerja sama pemerintah swasta. Pemenang tender akan membayar ke BP Batam untuk mengelola. Kemudian, selanjutnya tiap tahun ada pembagian pendapatan dengan BP Batam. ”BP kasih konsesi sama yang menang tender. Berapa dia harus bayar di depan, kemudian berapa diambil dari pendapatan dia tiap tahun. Tapi kita tidak ikut-ikutan lagi mengelola Hang Nadim,” katanya.

Baca Juga :  BP Batam Bangun Masjid di Lingkungan Kantor

Dijelaskannya, setelah 11 calon investor yang berminat mengelola Bandara Hang Nadim, Munich Airport juga tertarik. Dimana, pihaknya sudah diundang pengelola Munich Airport, untuk membahas investasi di Bandara Hang Nadim. ”Munich untuk berinvestasi mewujudkan Bandara Hang Nadim menjadi kawasan Aeromaritropolis. Diundang ke sana. Skema sekarang kan, kerja sama pemerintah dengan pengusaha. Karena pernah gagal, kita akan dulukan Bandara. Kita gak mau gagal lagi,” ungkapnya.

Sebelumnya, General Marketing Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Dendi Gustinandar, mengatakan, untuk pengembangan Hang Nadim sebagai kawasan Aeromaritropolis, butuh dana USD 448 juta. Perusahaan yang tertarik untuk berinvestasi, diantaranya, Incheon Airport Korea, GMR Airport, GVK, Vinci, Mitsui Jepang, dan PT Angkasa Pura 2.

Baca Juga :  Pilih Daerah Wisata untuk Promosi Batik Batam

Terbangkan 27 Kloter JCH
Pengelola Bandara Hang Nadim Batam mengungkapkan kesiapan mereka untuk memberikan pelayanan dalam membantu penerbangan Jamaah Calon Haji (JCH) 2017 ke Madinah dan Jeddah, Arab Saudi. Ada 27 kloter yang akan terbang dari Hang Nadim Batam dengan total 11.940 calon jemaah haji, mulai 30 Juli 2017 mendatang.

Kepala Bandara Hang Nadim Batam Suwarso, mengatakan, kloter yang berangkat dari Batam ada tambahan dibanding tahun lalu. Jumlah tambahan tujuh kloter tahun ini. ”Kita akan melayani 27 kloter dari 515 kloter se-Indonesia. Kita siap untuk membantu memberikan pelayanan,” katanya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here