Serapan Anggaran Pemprov 60 Persen

0
544
TROTOAR: Proyek pengerjaan trotoar di Pulau Dompak sedang dikerjakan, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah menginstruksikan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Kepri untuk memaksimalkan penyerapan anggaran di APBD Tahun 2017 ini. Arif meminta seluruh pekerjaan fisik maupun non fisik sudah harus tuntas dilaksanakan paling akhir November 2017 mendatang. ”Kita mengharapkan November atau akhir Desember seluruh pekerjaan sudah selesai. Mudah-mudahan semua bisa terkejar. Ini yang kita harapkan,” ujarnya, Senin (4/9).

Setakat ini, lanjutnya, dari hasil laporan setiap OPD di Pemprov Kepri, mendekati triwulan III tahun 2017 ini, jumlah serapan anggaran untuk proyek fisik sudah mencapai 60 persen dan 45 persen untuk keuangan. ”Diharapkan pada triwulan ke III di bulan September serapan anggaran bisa mencapai 75 persen dari seluruh total APBD,” sebutnya.

Untuk mencapai target tersebut, kini setiap Senin seluruh OPD di Pemprov Kepri wajib melaporkan progres kegiatan dan juga kendala yang dihadapi dalam pelaksanannya. ”Jika nanti memang ada keluhan maka di dalam rapat itu akan kita diskusikan langkah-langkah apa yang harus diambil dan nanti akan disampaikan ke gubernur,” sebutnya.

Disampaikannya juga, dari hasil rapat evaluasi tersebut ada dua paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang mengalami kendala dalam pelaksanaannya.  Yaitu proyek penataan pantai Gurindam 12 di Kota Tanjungpinang dan pengerjaan jembatan konektiviti di Kabupaten Karimun. Keterlambatan pengerjaan proyek tersebut, kata dia, karena Dinas PU belum merampungkan Detail Enginering Desain (DED) untuk kedua proyek tersebut. ”Untuk keterlambatan ini sudah kita minta kepala PU untuk melaporkan ke Gubernur,” tuturnya.

Kadis Pekerjaan Umum Kepri Abu Bakar menuturkan memang saat ini untuk rencana mega proyek di wilayah Tanjungpinang dan Karimun itu, masih dalam tahap perencanaan. Misalnya proyek penataan pantai Gurindam 12 baru mencapai 40 persen. Sedangkan untuk jembatan konektiviti di Kabupaten Karimun perencanaannya sudah 80 persen. Sebenarnya, kata dia, tidak ada masalah dengan rencana pembangunan proyek tersebut. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here