Serapan APBD Kepri Capai 80%

0
379
Arif Fadillah

TANJUNGPINANG – Tahun 2018 hanya menghitung hari lagi berakhir. Hanya saja progres penyerapan anggaran oleh pemprov Kepri Pemprov Kepri dari dana yang berumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hanya 86,67 persen.

Penyerapan anggaran sampai 86 persen itu, menurut Sekretaris Daerah Pemprov Kepri, H TS Arif Fadillah merupakan penyerapan sampai akhir November lalu.

TS Arif Fadillah yang didampingi Kepala Biro (Karo) Pembangunan Pemprov Aries Fahriandi menyampaikan, penyerapan anggaran itu dibagi belanja langsung dan belanja tidak langsung. Belanja langsung rata-rata masih di bawah 80 persen, sedangkan belanja tidak langsung sudah mencapai 86,67 persen. Prestasi serapan ini, masih terus digesa masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga 31 Desember mendatang.

”Jadi hasil evaluasi kita untuk serapan fisik sudah 86 persen tadi, itu per Januari sampai November,” ujar Aries Fahriandi di gedung DPRD Kepri, Rabu kemarin.

Lebih lanjut, Aries menerangkan, capaian 86.67 persen ini karena masih ada OPD yang melakukan proses pengerjaan proyek fisik maupun kegiatan yang mencakup swakelola, dan tidak seluruhnya kegiatan yang bersifat proyek fisik.

”Jadi total 86 persen sekian itu, diakumulasi dengan total kegiatan swakelola lainnya,” jelas Aries.

Pada kesempatan berbeda, Kepala Bappelitbang Pemprov Kepri Naharuddin menyebutkan, selain di bulan November dilakukan evaluasi real, akan ada lagi evaluasi keseluruhan di akhir tahun.

Saat ini sudah lebih 80 persen. Ini masih tahap akhir dan ada beberapa kegiatan yang mesti kita harus hitng namun belum pengerjaanya belum selesai. Dan itu masih bisa dihitung untuk modal Desember.

”Kegiatan terakhir itu, masih ada capaian terhadap capaian serapan capaian fisik kita. Dan nanti, 31 Desember akhir tahun, jadi minggu pertama Januari capaiannya final dan akan diketahui berapa persen program fisik dan keuangan yang tercapai,” jelas Nahar.(ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here