Sering Rusak, Xpress Air akan Dievaluasi

0
590
SUASANA sepi di depan pintu masuk Bandara Palmatak jika tidak ada penerbangan.F-ISTIMEWA

Belum lama ini, masyarakat Anambas keluhkan maskapai Xpress Air yang menunda keberangkatan dari Tanjungpinang-Matak karena mesin rusak.

ANAMBAS – Selain itu, juga merugikan masyarakat dengan belum dikembalikannya Dana Refund milik penumpang. Dengan alasan, maskapai Xpress Air menyebutkan kondisi pesawat rusak dan karena faktor cuaca.

Sehingga, masyarakat menilai maskapai tersebut tidak profesional dalam bersikap kepada penumpang. Anggota DPRD Anambas menyayangkan sikap pelayanan maskapai Xpress Air, setelah ia mendapat laporan dari warga Anambas.

Bahkan, penumpang menyampaikan keluhannya ke DPRD dari periode jadwal keberangkaan bulan Desember tahun lalu hingga Januari yang telah terjadi sejumlah pembatalan keberangkatan.

”Dari apa yang disampaikan masyarakat itu, pembatalan terbang mulai tanggal 8, 12 dan 27 Desember 2017. Serta, pembatalan juga terjadi pada 12 Januari 2018. Maskapai tersebut, membatalkan penerbangan dengan alasan cuaca hingga mesin pesawat rusak dan lainnya,” kata Yusli, di Ruang Komisi III DPRD Anambas, Jumat (2/2).

Baca Juga :  Menteri Susi Berikan Sinyal 4G

Sebagai Ketua Komisi III, Yusli menyesalkan pelayanan yang tidak profesional dari pihak maskapai penerbangan Xpress Air. Ia menguraikan, dari bulan Desember 2017 dan Januari 2018 pesawat hampir tiga minggu tidak beroperasi.

”Sering rusaknya mesin pesawat, yang mengakibatkan pesawat tidak dapat terbang. Tentunya menimbulkan kekhawatiran kami atas keselamatan penumpang. Takutnya terjadi apa-apa yang mengakibatkan terjadi musibah, dan itu sangat tidak kami inginkan,” tegas Yusli.

Pihaknya telah menghubungi Dinas Perhubungan (Dishub), agar berkoordinasi dengan pihak maskapai Xpress Air. Yusli meminta Dishub, untuk mempertannyakan apa persoalan sebenarnya hingga membuat pelayanan menjadi terganggu.

Baca Juga :  Bina Karakter Pelajar dengan Dream Mapping

”Kita menjalankan fungsi pengawasan akan memanggil dinas terkait untuk berkoordinasi dengan maskapai mengingat apa yang terjadi ini sudah sangat meresahkan,” tuturnya.

Bersama anggota DPRD lainnya, lanjut Yusli, pihaknya mengingatkan kepada pihak manajemen Xpress Air untuk bekerja profesional dari sisi maintenance dan sisi pelayanan. Pihaknya tambah dia akan mendesak, agar melakukan mengevaluasi pelayanan dengan pertimbangan apabila tak mampu melayani masyarakat Anambas. Sehingga, pihaknya akan mencoba mencari alternatif penerbangan dari maskapai lain.

”Kita tidak ingin ini berlarut-larut, karena sangat mengganggu kelancaran transportasi di Anambas, serta tumbuhnya investasi,” tukasnya.

Baca Juga :  Turis Meningkat, Warga Perkuat Gotong-royong

Sementara itu Jasril Jamal Anggota DPRD Lainnya mengaku sangat kesal dan lemahnya pelayanan maskapai penerbangan Xpress Air. Saat masih melayani penerbangan dua kali seminggu tidak ada persolaan, namun semenjak enam kali seminggu terjadi seperti ini.

Awalnya, pihak maskapai Xpress Air menyanggupinya dengan penerbangan 6 kali seminggu. Saya juga tegaskan, agar pihak Maskapai untuk mengembalikan Refund tiket pesawat yang sampai saat ini belum dikembalikan.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here