Sertifikat Lahan Dibagikan 30 Maret

0
788
SERTIFIKASI LAHAN gratis di Batam akan diberikan sertifikat dan diserahkan pada 30 Maret.f-istimewa

Minta Pegawai Dukung Program Pemerintah

BATAM – Sertifikasi gratis lahan termasuk kaveling di Batam, yang sudah dilakukan sejak tahun lalu, sudah selesai dilakukan. Sertifikat lahan akan diserahkan 30 Maret 2019 ini. Pada penyerahan sertifikat kaveling itu, diharapkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bisa hadir.

Asisten Administrasi Umum Pemko Batam, Zarefriadi, menyampaikan saat apel pagi pegawai Pemko, Senin (25/3) di Engku Putri Batam Centre. ”30 Maret, akan dilakukan pembagian sertifikat tanah di lokasi Engku Putri,” ungkap Zaref.

Baca Juga :  Kedekatan Jarak Diprioritaskan

Diakui, pihaknya mengundang Presiden Jokowi untuk hadir dan menyerahkan langsung sertifikat itu. Namun tidak disampaikan, apakah sudah ada konfirmasi kepastian hadir atau tidak. ”Kita harapkan, saat pembagian sertifikat, Pak Joko Widodo hadir,” harap Zaref.

Pada kesempatan itu, Zaref meminta dukungan penuh pegawai, dalam setiap program pemerintah. Di antaranya, untuk STQ tingkat Kota Batam, yang akan berlangsung 1 sampai 5 April di Dataran Engku Putri. Selain itu, dukungan untuk penyelenggaraan Pemilu berjalan lancar juga diminta.

”Kita dukung Pemilu berjalan lancar. Jangan membiarkan lingkungannya mengalami gangguan. Pemerintah bertanggungjawab terhadap pemilu. Karena itu, ini tanggungjawab kita untuk mengembalikan situasi lingkungan kita untuk berjalan baik,” himbaunya.

Baca Juga :  Polda Gagalkan TKI Ilegal dan Burung Kakak Tua

Terkait pembagian sertifikat kaveling, sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepri, Asnawati menyerahkan sertifikat tanah warga, Desember 2018, sebanyak 3.161. Jumlah yang diserahkan itu sebagian dari 10.172 sertifikat yang diserahkan tahun 2018, se-Provinsi Kepri. Dimana, proses sertifikasi hak atas tanah di Batam hingga saat ini sudah 61.135 bidang lahan.

Sementara yang mengajukan sertifikat tanah di Kepri, saat itu, totalnya 89.800 bidang. Jumlah itu di bawah target, untuk jumlah sertifikat hak atas tanah. Kendalanya, masyarakat tidak di tempat, dan topografi daerah ada yang menyulitkan. Ada juga kawasan hutan. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here