Server KTP-el Disduk Rusak

0
905
Kadisdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto melihat server di Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu. f-andri/tanjungpinang pos

Yth Pemko dan Dukcapil Tanjungpinang Kapan server/komputer yg katanya rusak dan dibawa langsung ke Jakarta oleh Kadisnya sudah diperbaiki dan digunakan kembali? Karena menurut stafnya belum tahu kapan!? Sekadar membandingkan antara swasta dan pemko : kalau di swasta jika ada kerusakan seperti komputer/server cukup teknisi/konsultan yang datang untuk service/perbaiki tapi jika di pemko apakah benar kadisnya yang membawa komputer ke Jakarta untuk diperbaiki? Luar biasa, tapi membingungkan.
08117776750

TANGGAPAN:
Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang memang sedang terganggu. Sementara ini tidak ada pembuatan KTP elektronik, akta kelahiran, atau kartu keluarga. Ini karena server utama Disdukcapil mati setelah tersambar petir.

Server utama dan modem jaringan punya Disduk disambar petir Selasa (4/12) lalu. Untuk mempercepat perbaikan, kami sudah ke Jakarta untuk melaporkan hal tersebut ke Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga :  Kemana Sisa Duit Pascatambang?

Kita sedang berharap pemerintah pusat segera membantu peralatan atau memperbaikinya segera, supaya pelayanan kembali normal.

Apalagi Disdukcapil dikejar deadline untuk menyelesaikan, 4 ribu warga yang belum melakukan perekaman KTP-el. Ini karena banyak warga yang sudah berumur 23 tahun ke atas, tapi belum melakukan perekaman KTP-el.

Masyarakat yang berumur 23 tahun ke atas kalau tidak juga melakukan rekaman KTP-el sampai akhir Desember ini, maka pemerintah pusat akan memblokir nomor induk kependudukan (NIK) warga tersebut.

Dari 4 ribu warga Tanjungpinang belum melakukan perekaman, kira-kira 40 persennya adalah warga sudah berumur 23 tahun tapi belum melakukan perekaman.

Baca Juga :  Pulau Bintan Dianaktirikan

kami sudah ingatkan kepada warga, jangan sampai NIK diblokir karena tidak melakukan peremakan KTP-el

Selain sudah memesan perbaikan atau server baru ke pemerintah pusat, kita juga sudah mengajukan anggaran pembelian server baru melalui APBD. Harga server yang sudah dipesan sebesar Rp160 juta.

Sambil menunggu server datang, Disdukcapil Kota Tanjungpinang tetap membuka pelayanan administrasi kependudukan di Jalan Kijang Lama, Km 7 Tanjungpinang. Pelayanan administrasi yang dibuka, hanya untuk pendaftaran saja.

Jadi, petugas Disdukcapil tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus KK, surat pindah dan administrasi kependudukan lainnya kecuali perekaman serta cetak KTP elektronik. Karena alat server yang dimiliki Disdukcapil Kota Tanjungpinang disambar petir.

Baca Juga :  PTT Tak Sesuai UMK

Rusak yang dialami server kali ini cukup berat. Pasalnya, sudah dua kali server Disdukcapil Kota Tanjungpinang disambar petir. Kejadian pertama sudah enam bulan lalu.

Kita sempat perbaiki enam bulan lalu. Sekarang disambar petir lagi (server, red). Walaupun sudah kita pasang alat anti petir, tapi masih jebol juga.

Sat ini kita belum bisa melakukan perekaman serta cetak KTP elektronik milik masyarakat Kota Tanjungpinang. Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang. Karena server kita disambar petir hingga rusak parah. (dri)

Irianto
Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here