Setahun, Biaya Kesehatan BPJS Rp 441 M

0
62

BATAM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah mengeluarkan biaya pelayanan kesehatan selamat tahun 2017, sebanyak Rp441 miliar. Dana itu dikeluarkan untuk warga Batam dan Karimun, yang dibawahi BPJS Cabang Batam. Biaya pelayanan kesehatan di kantor cabang Batam itu ada untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan.

Grasi, petugas bidang Pengelolaan Faskes Rujukan BPJS Kesehatan Batam, Selasa (15/5) di Batam mengungkapkan, biaya itu termasuk untuk ada juga rawat jalan tahap pertama (RJTP) dan tingkat lanjutan. Untuk tahun 2017, realisasi biaya yang dibayarkan BPJS, kepada fasilitas kesehatan, Rp441,14 miliar.

”RJTP Rp 86,96 miliar, RITP Rp3,81 miliar, RJTL Rp110 miliar dan RITL? Rp240,24 miliar,” kata Grasi.

Selama setahun sebesar Rp1,4 triliun yang dibayarkan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebesar Rp322 miliar dan Fasilitas Kesehatan Rawat Tingkat Lanjutan (FKRTL) sebesar Rp1,1 triliun.

Realisasi biaya pelayanan kesehatan tahun 2014 sebesar Rp257 miliar yang terdiri dari Rawat Jalan Tahap Pertama (RJTP) Rp52 miliar, Rawat Inap Tahap Pertama (RITP) Rp2,1 miliar, Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) Rp43 miliar dan Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) Rp159 miliar.

Realisasi tahun 2015, kata dia, sebesar Rp353 miliar yang terdiri dari RJTP Rp81 miliar, RITP Rp2,6 miliar, RJTL Rp80 miliar dan RITL Rp188 miliar. Sedangkan realisasi tahun 2016 sebesar Rp413 miliar yaitu RJTP Rp88 miliar, RITP Rp3,1 miliar, RJTL Rp103 miliar dan RITL Rp218 miliar.

”Tahun 2017 sebesar Rp240 miliar. Di antaranya RJTP Rp86 miliar, RITP Rp3,8 miliar, RJTL Rp110 miliar dan Rp240 miliar untutk RITL,” sambungnya.

Disebutkan, untuk proporsi tempat tidur berdasarkan ruang kelas rawat inap di rumah sakit di Batam, jumlahnya ada 1.238 tempat tidur. Terdiri dari 121 buah ruang VVIP dan VIP, 196 buah kelas I, 372 buah untuk kelas II dan 549 buah kelas III.

Selain itu, di Batam ada 41 buah untuk ICU, empat ICCU, 28 NICU, dua PICU dan 27 HCU. Di Karimun, ada enam ICU, dua ICCU, 13 NICU dan empat HCU. Sedangkan untuk PICU masih kosong.

”Di Karimun ada 32 buah untuk VVIP dan VIP, 36 buah kelas I, 50 buah kelas II dan kelas III ada 79 buah, dengan total 197 tempat tidur,” ungkapnya.

Terkait pelayanan, Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Batam, Mauncensia Septrina mengungkapkan, sistem aplikasi saat ini. Peserta BPJS Kesehatan sudah bisa mudah mengakses layanan melalui aplikasi mobile JKN. Aplikasi itu bisa di Google Play Store dan Apple Store.

”Bisa bayar tagihan iuran BPJS Mandiri, serta merubah Puskesmas atau Klinik tempat rujukan. Tinggal tunjukkan kartu aplikasi ke petugas BPJS Kesehatan,” kata dia.

Selain itu, warga yang ingin mendaftar jadi peserta BPJS mandiri juga bisa melakukan lewat ponsel. Sehingga pelayanan administrasi tidak lagi dikantor BPJS. Demikian untuk mengetahui informasi data peserta dan keluarga, kemudahan mengetahui informasi tagihan dan pembayaran iuran, kemudahan mendapat pelayanan difasilitas kesehatan dan kemudahan menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS.

”Nanti menggunakan kartu sementara atau kartu digital yang didapat dari aplikasi sampai kartu yang asli dikirimkan,” imbuhnya mengakhiri. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here