Setelah Putusan MK, Muttaqin Yaser Sudah Bisa Ukur Baju

0
175
MUTTAQIN Yaser

BINTAN – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membacakan putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) antara PDIP dengan PKS, di Dapil III Bintan Timur, Selasa (6/8) sore lalu. Alhasil, PKS dinyatakan menang atas gugatan dari PDIP. Muttaqin Yaser pun sudah bisa mengukur baju, untuk pelantikan menjadi anggota DPRD Bintan, periode 2019-2024 mendatang.

Berdasarkan data salinan C1 yang dimiliki dari saksi PKS pada Pileg 2019 lalu, perolehan suara di dapil III, awalnya PKS memperoleh 1.648 suara. Namun, PDIP mengajukan gugatan ke MK.

Awalnya, dalil gugatan yang diajukan PDIP ke persidangan MK menyoal perolehan suara di TPS 36 dan TPS 41 di Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur. Dalam dalil PDIP, ada penggelembungan 11 suara yang terjadi di TPS 36 dan TPS 41. Namun, dalam persidangan, tuduhan tersebut tidak terbukti.

Sebab, jawaban dari pihak termohon (KPU Bintan), perolehan suara di TPS 36, PKS memperoleh 5 suara, meskipun data internal PKS didapatkan sebanyak 8 suara. Sedangkan di TPS 41, dalil yang diajukan PDIP, perolehan suara PKS kosong. Namun, berdasarkan jawaban termohon dan pihak terkait (PKS), perolehan suara PKS sebanyak 8 suara.

Dalam persidangan MK, majelis hakim mempertimbangkan berdasarkan bukti-bukti yang ada dari pemohon (PDIP), termohon (KPU) dan pihak terkait (PKS). Dalam putusan MK disampaikan, perolehan suara PKS di TPS 36 diperoleh 5 suara. Sedangkan di TPS 41, PKS memperoleh 8 suara.

”Dari pembacaan putusan oleh majelis hakim itu, perolehan suara di dapil III Bintan Timur, suara PKS berkurang 3 suara dibandingkan hasil rekap yang kami punya. Awalnya, kami yang mencatat PKS dapat 1.648 suara. Setelah putusan MK itu, menjadi 1.645 suara. Sedangkan suara PDIP tetap, sebanyak 1.639 suara,” sebut Muttaqin Yaser, Caleg PKS dari Dapil Bintan Timur, Rabu (7/8) kemarin.

Dengan putusan MK tersebut, terjadi selisih 6 suara antara perolehan suara PKS dengan PDIP. Meski hanya 6 suara, PKS mendapatkan 1 kursi di DPRD Kabupaten Bintan, dari Dapil III. Sementara, PDIP tidak memiliki wakil rakyat di DPRD Bintan, dari Dapil Bintan Timur. Untuk persiapan pelantikan, DPRD Bintan sudah melakukan pengukuran baju (jas) lengkap dengan atribut lainnya.

”Ini bukan nikmat, yang patut kami syukuri. Tapi, menjadi beban untuk menjalankan amanah rakyat, dan harus dipertanggungjawabkan kepada pemilih. Saya akan berusaha menjalankan amanah itu,” tutur Muttaqin Yaser.

”Ya, sekarang ini, di DPRD Bintan sudah ukur baju untuk pelantikan. Kalau sebelumnya disebut masih bermasalah, sekarang sudah bisa ukur baju,” tambahnya.

Pada kesempatan lain, komisioner KPU Bintan Rusdel mengatakan, pascaputusan MK, saat ini bagian hukum KPU RI sedang menyusun surat untuk diteruskan ke KPU daerah. Setelah itu, KPU Bintan akan mengagendakan rapat pleno penetapan caleg terpilih, untuk pemilihan DPRD Bintan.

”Dalam PKPU (Peraturan KPU) itu disebutkan, 5 hari setelah ada surat dari KPU RI. Kemungkinan kalau tidak hari ini atau besok, surat itu kita terima. Baru kita jadwalkan pleno penetapan,” tegas Rusdel.

Dari hasil putusan MK tersebut, anggota DPRD Bintan terdiri 8 kursi dari Partai Demokrat, 6 kursi dari Partai Golkar, 4 kursi dari Partai NasDem, 3 kursi dari PKS, 2 kursi dari PDIP, 1 kursi dari PAN dan 1 kursi dari Hanura. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here