Setelah Virus Difteri, Lalu Apalagi?

0
286
MENGGALAKKAN GERMAS: Warga Kampung Kamboja, Tanjunguban Selatan mengimbau agar warga menggalakkan Germas, pada peringatan Sumpah Pemuda, Minggu lalu. f-jendaras/tanjungpinang pos

Dunia sudah semakin tua. Selalu saja ada penyakit jenis baru. Setelah flu burung, virus SARS, kini virus Difteri yang mengancam. Tolong Pemrov dan Pemko antisipasi virus ini supaya tidak amsuk daerah kita.
085264505498

TANGGAPAN:
Di Kepri belum ada yang positif terkena virus Difteri. Sebelumnya sempat ada informasi ada warga di Karimun ada yang diduga kena difteri. Setelah kita pemeriksa dan diambil sampel darahnya lalu kita kirim sampelnya ke Jakarta untuk diperiksa di labor. Tapi hasilnya belum keluar. Jadi belum bisa dipastikan itu difteri atau tidak. Masih suspect (dicurigai)

Untuk enam kabupaten dan kota lain di Kepri belum ada laporan tentang indikasi virus ini menjangkit warga. Anak yang jadi korban difteri itu karena imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus) tidak lengkap sejak bayi.

Untuk di Kepri, anak-anak relatif lebih aman karena sudah 90 persen diimunisasi. Meski ada sisa 10 persen yang belum imunisasi, namun sudah lebih bagus dalam menangkal penyakit ini.

Meski demikian, Dinkes dan Dinas Pendidikan tetap melakukan kerja sama untuk menyasar anak-anak yang belum imunisasi. Karena itu, program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) terus dijalankan.

Imunisasi ke sekolah-sekolah kita galakkan. Kita harap orangtua dan pihak sekolah mendukung program ini agar Kepri bebas Difteri. Imunisasi ini sudah gencar dilakukan. Namun, ada saja kelompok tertentu yang menolak anaknya diimunisasi dengan berbagai alasan.

Padahal, program ini untuk membebaskan anak dari berbagai penyakit berbahaya dan mematikan salah satunaya difteri. Kepada guru-guru di sekolah terutama PAUD, TK, SD dan SMP agar selalu memperhatikan kondisi siswanya di sekolah. Apabila ditemukan panas dingin, sebaiknya cepat diperiksa dan dibawa ke dokter atau dibawa pulang ke rumah orangtuanya. (mas)

Tjepjep Yudiana
Kadis Kesehatan Pemprov Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here