Siap-siap Sertifikasi Wasit Tak Diakui PSSI

0
268
EFRAIM Ferdinand Bawole Plt Kepala Departemen Wasit PSSI memberikan materi wasit.

Dispora Kota Tanjungpinang Abaikan Prosedur

Departemen Wasit PSSI (pusat) tidak menerima usulan atau permohonan rekomendasi untuk pelaksanaan pelatihan wasit, yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Siapsiap, lisensi C3 (sertifikasi) yang diberikan kepada peserta pelatihan wasit ini, tidak diakui oleh PSSI.

Tanjungpinang – Sebelumnya, Asprov PSSI Kepri telah menyurati Dispora Kota Tanjungpinang, mengenai instruktur dan pelaksanaan pelatihan wasit yang digelar, Senin (23/9) sampai dengan Sabtu (28/9) ini. Namun, Dispora Kota Tanjungpinang selaku pelaksana kegiatan, tidak menindaklanjuti surat tersebut. Sehingga, Asprov PSSI Kepri tidak punya dasar, untuk mengajukan rekomendasi dan meminta instruktur pelatihan wasit, kepada PSSI pusat.

Padahal awalnya, Asprov PSSI Kepri sudah berkoordinasi dengan PSSI pusat, untuk menjalani prosedur tersebut. Sehingga, pelatihan tetap dilaksanakan. Bahkan, Kepala Dispora Tanjungpinang Djasman juga sudah berkoordinasi dengan Asprov PSSI, dalam hal ini. Hanya saja, rencana Kadispora untuk menjalani prosedur tersebut tidak terlaksana sampai, kemarin.

Dessy Arfianto selaku Head of Member PSSI mengatakan, Asprov PSSI Kepri sudah pro aktif dan melakukan tindakan benar, dengan menyurati Dispora Kota Tanjungpinang. Untuk melaksanakan pelatihan wasit, itu harus mengajukan surat resmi ke PSSI pusat, melalui Asprov PSSI setempat.

Jika pelatihan wasit tanpa rekomendasi PSSI pusat, atau instrukturnya bukan berasal dari penunjukan PSSI pusat, Dessy Arfianto menegaskan, hasilnya (lisensi) tidak diakui oleh PSSI.

”Kasihan peserta pelatihannya, tanpa rekomendasi PSSI itu. Hasilnya (lisensi C3) tak diakui nanti. Kasihan pesertanya kan,” ujar Dessy Arfianto.

”Kecuali acara tersebut hanya semacam pembekalan atau belajar saja, bukan untuk sertifikasi. Coba kami cek ke Departemen Wasit (di bawah Komite Wasit),” sambungnya.

Pada kesempatan lain, Efraim Ferdinand Bawole selaku Plt Kepala Departemen Wasit PSSI sudah mendapat informasi, tentang pelatihan wasit yang dilaksanakan di Kota Tanjungpinang ini. Ferdinand menyatakan, panitia pelaksana tidak meminta rekomendasi Asprov dalam pelaksanaannya.

Sehingga tidak ada usulan, dan PSSI pusat tidak mengeluarkan rekomendasi untuk kegiatan tersebut. Termasuk untuk instruktur, PSSI pusat tidak menugaskan dalam kegiatan ini.

”Instruktur yang bertugas (dalam pelatihan yang digelar Dispora Tanjungpinang), bukan instruktur yang diakui PSSI. Kegiatan tidak resmi (dari PSSI), sertifikasi tidak akan keluar,” tegas Ferdinand, Jumat (27/9) kemarin.

Dengan demikian, PSSI pusat meminta Asprov PSSI Kepri, agar tidak mengeluarkan atau memberikan sertifikasi (lisensi C3) terhadap peserta kegiatan pelatihan wasit tersebut.

”Karena pelatihan wasit di Tanjungpinang ini, tidak sesuai prosedur,” demikian disampaikan Efraim Ferdinand Bawole. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here