Singapura Diminta Alih Teknologi ke Petani Kepri

0
376
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak rapat bersama manajemen Agri-Food an Veterinary Authority (AVA) Singapura di Kantor Ava Singapura, Rabu (21/3). f-istimewa/humas DPRDkepri

SINGAPURA – Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak menyambut baik peningkatan kerja sama Pemerintah Provinsi Kepri dengan Agri-Food an Veterinary Authority (AVA) Singapura. Sebab, dengan kerja sama ini, AVA sepakat untuk mengembangkan pasar buah dan makanan daging di Singapura dan Batam.

”Kerja sama yang selama ini sudah dilakukan terbukti menguntungkan kepada kedua belah pihak. Ke depan, peningkatan kerja sama ini dapat dikembangkan di banyak sektor,” kata Jumaga di Kantor Ava Singapura, Rabu (21/3).

Tak melulu soal peningkatan pasar, DPRD juga mengharapkan Ava dapat juga melakukan alih informasi dan teknologi di bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Sehingga, nantinya, kualitas yang dihasilkan oleh para petani dan peternak di Kepri dapat memenuhi standar dunia.

”Sehingga, Singapura tidak perlu jauh-jauh lagi mencari kebutuhan sayur buah dan daging kemana-mana. Sudah bisa dari Kepri,” tegas Jumaga.

Kerja sama Pemprov Kepri dengan lembaga yang memiliki spesialisasi dalam ekspor-impor sayuran, ikan, daging dari dan ke Singapura ini telah dirancang sejak zaman Gubernur Ismeth Abdullah.

Saat itu, Ava bergandeng tangan dengan Pemerintah Kepri ikut menanggulangi virus flu burung di Kepri dan mencegah virus tersebut masuk ke Singapura. Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan, Provinsi Kepri Ahmad Izhar senada dengan DPRD.

Provinsi Kepri melihat kerja sama ini juga dapat meningkatkan kualitas pertanian dan peternakan di Kepri ini. ”Kerja sama ini juga dapat mensejajarkan kualitas sayur, buahan dan daging di Kepri dengan Singapura,” kata Izhar.

Berangkat dari kondisi itu, kerja sama yang sudah dirintis sejak 2006 lalu ini dipandang perlu untuk ditingkatkan. Sehingga, nantinya kualitas barang makanan di dua negara khususnya Kepri lebih baik.

CEO Ava, Lim Kook Thai gembira dengan peningkatan kerja sama ini. Ia berjanji untuk mengunjungi Kepri segera mungkin untuk melihat secara dekat proses pengolahannya. ”Kami menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan penanggulangan penyakit flu burung di Kepri. Kami juga juga berharap bisa berkunjung ke laboratorium yang ada di Bintan,” kata Lim.

Hadir dalam acara ini anggota DPRD Kepri Rudi Chua dan konsulat Singapura Gavin Chay. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here