Sinyal Hilang, Warga Sulit Menelepon

0
630
SALAH satu tower Telkomsel yang berdiri di Letung yang dinilasi mubazir karena tidak mampu melayani warga dengan sinyal yang layak. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Warga mengeluhkan kondisi sinyal telekomunikasi dan internet provider Telkomsel, di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) masih belum normal.

ANAMBAS – Sehingga, warga merasa kesulitan untuk menelepon ataupun menggunakan jaringan internet. ”Kalau memang ada kerusakan sinyal akibat pencurian kabel, kenapa sampai saat ini masih belum dibenarkan,” ungkap Titi, warga yang mengeluhkan kondisi sinyal Telkomsel yang memprihatikan, Selasa (5/6).

Menurutnya, dalam seminggu terakhir kondisi signal benar-benar luar biasa buruk. Jangankan untuk mendapatkan sinyal 4G, agar dapat bermedia sosial seperti Facebook ataupun WA serta menelpon sangat sulit. ”Memang benar-benar parah jangakan mau internetan menelphon saja sulit;” sesalnya.

Padahal, lanjut Titi, warga masyarakat sudah sangat gembira saat Anambas sudah bisa mempergunakan sinyal 4G apalagi sejumlah warga telah menggantikan kartunya dengan 4G. Sayangnya, kegembiraan itu ternyata hanya sesaat. ”Kartu sudah 4G, kuota sudah diisi mirisnya sinyal yang memprihatinkan,” ujarnya.

Gunawan, masyarakat lainnya yang juga mengeluhkan kondisi sinyal yang memprihatinkan di Kota Tarempa dan sekitarnya. ”Jika rusak akibat pencurian kabel, kami meminta kepada pihak terkait untu memperbaikinnya. Karena kasihan masyarakat apabila ini terus dibiarkan,” tuturnya.

Terpisah sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo KKA Jeprizal mengatakan, hilangnya sinyal 4G dan memburuknya signal provider Telkomsel di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) beberapa hari belakangan merupakan dampak dari gangguan kabel Fiber Optik (FO) akibat pencurian kabel bawah laut disebelah utara Tanjung Berakit, Bintan Provinsi Kepulauan Riau.

Jeprizal Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, hal ini perlu disampaikan untuk meluruskan simpang siurnya berita di media sosial akibat hilangnya signal 4G empat hari belakangan.

”Info diluar menyebutkan bahwa hilangnya sinyal 4G, karena telah berakhirnya masa dua bulan percobaan usai kunjungan Mentri Kominfo Rudiantara ke Anambas. Saya tegaskan itu tidak benar. Hilangnya 4G dan buruknya signal karena pengaruh pencurian kabel bawah laut,” tutupnya. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here