Sirajudin Nur Usulkan Rp10 M untuk Jaring Pengaman Sosial

0
848
Sirajudin Nur, anggota Banggar DPRD Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG – Ditengah merebaknya wabah virus covid-19 yang melanda hampir seluruh daerah di Indonesia. Termasuk Kepulauan Riau, Sirajudin Nur yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Kepri menyampaikan usulan anggaran untuk program jaring pengaman sosial ekonomi bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Jaring pengaman sosial dan ekonomi perlu segera direalisasikan mengingat kondisi masyarakat yang sedang kesulitan ekonomi ditengah merebaknya wabah virus covid-19.

Jaring pengaman sosial ekonomi ini berbentuk bantuan bahan pokok bagi masyarakat kurang mampu dan ekonomi lemah untuk menjamin ketahanan ekonomi keluarga.Bantuan bahan pokok ini diprioritaakan bagi keluarga pasien, keluarga ODP, dan masyarakat berpenghasilan rendah dan korban PHK.

Baca Juga :  Juni, Dompak Terang Benderang

”Pemerintah harus bisa menjamin keberlangsungan hidup masyarakat ditengah situasi seperti ini. Salah satu hal yang sangat mendesak dilakukan adalah program jaring pengaman sosial ekonomi ini,” ujarnya, kemarin.

Kata dia, banyak masyarakat kita yang terpaksa mengurangi aktifitas ekonomi demi keselamatan jiwanya. Ini tentu berdampak buruk terhadap ketahanan ekonomi keluarga.

Selain fokus kepada upaya pencegahan dan penanganan medis, pemerintah juga perlu memprioritaskan penanganan dampak ekonomi bagi masyarakat kita saat kini.

”Karena itu saya mengusulkan anggaran penanganan dampak ekonomi sekitar Rp10 miliar untuk membantu masyarakat dalam bentuk kebutuhan pokok. Semoga ini bisa direalisasikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Rekapitulasi PPK, Ini Anggota DPRD Dapil Bestari

Politikus PKB ini yakin badai ini akan berlalu, namun semua stakeholder harus kompak, untuk terus memutus rantai penyeberang virus tersebut. Ia juga minta kepada masyarakat Kepri jangan panik, dan tepat mengikuti aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat maupun daerah.

”Kalau tidak mendesak, baiknya di rumah saja. Jagalah keluarga kita masing-masing,” ujarnya.

Ia juga minta agar pelajar SMA sederajat dan pelajar lainnya, tetap berada dirumah, belajar meskipun diliburkan.

”Pemerintah terus bekerja untuk memutus rantai penyebaran virus korona, dan masyarakat harus mendukungnya, paling tidak jangan keluar rumah dulu bila tidak ada keperluan mendadak,” ajaknya. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here