Siswa Diperbolehkan Angsur Biaya SPP

0
908

KARIMUN – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kundur, Karimun memberikan kemudahan kepada siswa untuk mengangsur biaya Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) setelah terbitnya Keputusan Gubernur Kepri.

”Kami tak mau menambah beban orangtua di masa sulit ini. Sekarang, jika siswa harus dipaksakan membayar SPP sekaligus membayar 4 bulan, maka orangtua siswa akan keberatan dan menolak. Sehingga tidak mungkin hal tersebut kami lakukan,” kata Zuprihardi, Kepala SMK Negeri 1 Kundur, Selasa (10/10) sore.

Selama ini, pihak sekolah telah memberikan kemudahan kepada orang tua siswa. ”Sampai hari ini, beberapa orang siswa masih ada yang menunggak membayar SPP. Berkisar antara 1 tahun, 10 bulan, 6 bulan. Meskipun tidak membayar SPP, tetap siswa dibenarkan mengikuti pelajaran dan tidak pernah disuruh pulang,” jelas Zuprihardi.

Baca Juga :  2 DPO Curas Diamankan Polsek TB Karimun

Siswa diingatkan, untuk mengangsur biaya SPP. Tujuannya, agar tidak memberatkan jika harus membayar selama 1 tahun sekaligus atau 2 tahun. Demikian halnya, yang kisaran tunggakan di atas 6 bulan.
Meskipun siswa telah menunggak pembayaran SPP, mereka tetap datang ke sekolah belajar bersama teman lainnya.

Setelah menerima surat edaran Gubernur Kepri No 842/1177/SET tentang penetapan sumbangan pendanaan pendidikan, pihak sekolah mengundang Komite Sekolah untuk rapat bersama tentang edaran dan ditetapkan biaya SPP atas keputusan bersama dan tidak hanya ditentukan pihak sekolah.

Baca Juga :  APBD-P Karimun Defisit Rp 21 Miliar

Untuk kelas X, telah ditetapkan per bulan Rp 85 ribu. Sedangkan kelas XI Rp 100 ribu, dan kelas XII Rp 130 ribu. Penetapan dilakukan kesepakatan dengan orang tua siswa, komite sekolah dan pihak sekolah sebagai pihak yang mengetahui. ”Ditetapkan pembayaran SPP sebelumnya, atau sebelum terbitnya edaran Gubenur Kepri tentang penetapan SPP,” ungkapnya.

Ke depan, sekolah berharap minat anak anak untuk masuk SMK meningkat dibandingkan tahun ajaran 2017/2018. Lulusan SMK akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan, karena memang disiapkan untuk siap bekera sesuai kompetensi kejuruan selama mengikuti pendidikan selama 3 tahun. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here