Siswa, Jadilah Pahlawan Masa Depan

0
216
ANGGOTA Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M Sitohang saat menjadi irup di SMPN 15 Tanjungpinang dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Senin (12/11) kemarin. F-martunas/tanjungpinang pos

Petrus Sitohang Jadi Irup di SMPN 15 Tanjungpinang

Indonesia membutuhkan pahlawan masa depan. Pahlawan pembangunan yang akan memajukan dan memakmurkan negeri ini. Peluang itu ada di tangan para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

TANJUNGPINANG – Saat ini, Indonesia tidak dalam situasi perang. Sehingga, tidak ada lagi pahlawan kemerdekaan seperti pahlawan evolusi dan pahlawan revolusi.

”Negara ini butuh pahlawan masa depan, pahlawan pembangunan. Anak-anak kami sekalian, inilah kesempatan kalian agar bisa menjadi pahlawan masa depan. Saya yakin, dari sekolah ini akan lahir pahlawan-pahlawan masa depan,” ujar Petrus M Sitohang, anggota DPRD Kota Tanjungpinang saat menjadi inspektur upacara (Irup) di SMPN 15 Tanjungpinang, Senin (12/11).

Petrus diundang memimpin upacara di sekolah itu dalam rangka peringatan hari pahlawan. Petrus berpesan, jasa para pahlawan Indonesia harus dihargai sepanjang masa.

Jika dulu, zaman penjajahan, rakyat Indonesia harus sembunyi-sembunyi memasang bendera Merah Putih, namun saat ini sudah bebas dan tidak ada yang mengganggu.

”Kita sudah hidup tenang saat ini. Semua itu karena para pejuang dan pahlawan kemerdekaan yang merelakan nyawanya untuk memerdekakan Indonesia. Upacara seperti ini, harus kita lakukan dengan senang dan bangga. Ini salah satu tindakan kita mengenang para pejuang dan pahlawan negara ini,” pesan Petrus.

40 tahun lalu, kata Petrus, dirinya juga melakukan upacara kenaikan bendera seperti yang diikuti para siswa di sekolah itu. Sampai sekarang, dirinya masih terus mengenang masa-masa SMP termasuk saat upacara kenaikan bendera.

”20 tahun ke depan, yang berdiri di depan ini adalah anak-anak kami sekalian. Jika umur kami masih panjang 10 atau 20 tahun lagi, saat itulah kami akan melihat anak-anak sekalian telah menggantikan kami-kami ini,” tambahnya.

Saat itu, Parida membacakan kata-kata penting sejumlah pahlawan Indonesia termasuk mantan Presiden dan Wakil Presiden RI Soekarno-Hatta dan Jendral Besar Sudirman.

Usai upacara, Petrus silaturahmi dengan Parida didampingi guru senior di sekolah itu M Simangunsong yang biasa dipanggil Oppung. Saat itu, Farida menyampaikan sejumlah kekurangan di sekolah itu kepada Petrus.

Manfaatkan IT Menambah Ilmu
Kemudian Petrus juga menyampaikan tiga hal kepada siswa, yakni tentang pemanfaatan perkembangan Informasi Teknologi (IT), jauhi narkoba dan jadilah kader pecinta lingkungan.

IT, kata Petrus, satu kemajuan zaman yang tidak bisa dihindari dan tidak bisa dielak. Harus diikuti. Namun, manfaatkan untuk menambah ilmu pengetahuan.

Di internet, sangat banyak sumber informasi yang bisa digunakan untuk menambah pengetahuan. Ia mencontohkan, anaknya saat masih sekolah rajin main internet. Namun dalam pengawasan orangtuanya.

”Anak saya itu, sejak sekolah sudah buka-buka internet. Tapi tidak bisa membuka situs yang aneh-aneh. Dia belajar Bahasa Korea melalui internet. Sekarang, sudah kuliah di UI (Universitas Indonesia). Itu karena dia memanfaatkan IT untuk menambah ilmu pengetahuan,” ungkapnya.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here