Siswa Jangan Pilih-pilih Sekolah

0
483
MENYERAHKAN BINGKISAN: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah menyerahkan bingkisan kepada siswa. f-humas pemko tanjungpinang

K3S Berikan 400 Bingkisan Alat Tulis

TANJUNGPINANG – Sebanyak 400 siswa-siswi perwakilan dari setiap SD di Tanjungpinang mendapatkan bingkisan dari Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang. Penyerahakan dilakukan Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah didampingi Ketua K3S Tanjungpinang Hj Yuniarni Pustoko Weni di aula Kantor Dinsos Kota Tanjungpinang, Batu 10, Selasa (29/8).

Kadinsos Kota Tanjungpinang, Agustiawarman menuturkan, penerima merupakan siswa kelas VI SD dari setiap sekolah. Jumlah ini diakuinya tidak banyak, namun diyakini dapat meringankan beban orangtua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. ”Kita dorong para siswa yang kurang beruntung secara finansial untuk tetap menerima pendidikan formal yang baik. Serta diminta semangat dalam menjalankan proses belajar dan ujian kelulusan nantinya,” ungkapnya kepada Tanjungpinang Pos.

Isi bingsikan yang diberikan berupa tas sekolah, buku sebanyak enam biji, pena serta lainnya. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengundang Kadisdik Kota Tanjungpinang HZ Dadang AG sebagai pembicara sekaligus memberikan dukungan kepada siswa yang hadir. Intinya, para siswa dari berbagai latar belakang layak mendapatkan pendidikan. Serta memberikan pemahaman kepada siswa, jangan pilih-pilih sekolah.

Terutama kepada siswa yang nantinya harus melanjutkan ke jenjang berikutnya di SMP. Harus melihat daya tampung setiap sekolah serta kemampuan akademis. ”Pemahaman ini perlu diberikan, agar bisa disampaikan kepada setiap orangtua. Jangan memaksakan memilih sekolah tertentu,” tuturnya.

Ia menambahkan, rencananya hari ini, Rabu (30/8) juga akan memberikan bingkisan kepada 150 anak yang berada di Kecamatan Bestari dan Kota. Begitu juga dengan 250 anak yang berada di Kecamatan Timur dan Barat yang akan dilaksanakan, Kamis (31/8). ”Penerima merupakan siswa kelas dua yang juga dari keluarga kurang mampu dalam bentuk bingkisan penunjang kesehatan,” tambahnya.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here