Siswa Kepri Harus Berdedikasi

0
100
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto MM menjadi Irup saat apel pagi di SMAN 2 Belakangpadang-Batam, Rabu (24/10). F-istimewa/humas pemprov kepri

Wagub Kepri Irup di SMAN 2 Belakangpadang-Batam

Wakil Gubernur H Isdianto mengatakan para siswa-siswi Kepri harus menjadi anak-anak yang cerdas, hebat dan berdedikasi. Karena ke depannya, kemajuan Kepri ada di tangan mereka yang sedang mengeyam pendidikan hari ini.

BATAM – ”Saya hadir di sini untuk memberi semangat dan motivasi agar anak-anak menjadi cerdas, hebat dan berdedikasi,” kata Isdianto saat memimpin Apel Pagi di SMA Negeri 2 Belakangpadang, Batam, Rabu (24/10) pagi.

Menurut Isdianto, untuk membuat generasi mudah menjadi hebat dan berdedikasi, semuanya bermula dari pendidikan. Isdianto mengajak pelajar berpacu menjadi yang terbaik. Punya semangat dan cita-cita yang ditanamkan untuk diraih.

Untuk itu, Isdianto mengajak para siswa untuk mendisiplinkan diri pada semua hal. Mereka harus mulai menata waktu, bahwa apa yang dilakukan setelah sekolah dan sebelum sekolah.

”Begitu besar harapan orangtua kepada anak-anaknya. Yang pasti harapan orangtua ingin anaknya jadi berguna bagi nusa dan bangsa,” kata Isdianto.

Para orangtua akan menyekolahkan anaknya dengan berbagai cara mereka lakukan. Karena mereka ingin anaknya menjadi yang terbaik dan lebih baik.

”Bapak dan ibu guru, kami titip anak-anak kami. Jangan segan segan untuk memberikan ilmu kepada anak anak kita,” kata Isdianto.

Isdianto mengatakan pasa pelajar harus menunjukkan bahwa SMA Negeri 2 Belakangpadang adalah sekolah yang hebat. Seperti yel yel yang mereka senandungkan saat pertama kali memulai apel pagi.

Isdianto tak ingin yel-yel itu hanya diucapkan saja. Tapi harus diwujudkan dengan peran semua pihak. Karena, menurut Isdianto, Pemprov terus memperkuat komitmen memajukan pendidikan di seluruh wilayan Kepulauan Riau. Terutama jenjang pendidikan sekolah menengah atas, pasca pengambilalihan tanggung jawab ke provinsi.

”Kita bersunguguh-sungguh untuk terus membenahi pendidikan kita. Mulai dari membangun kekurangan sarana dan prasaran belajar mengajar, hingga mensejahterakan tenaga guru dengan meningkatkan tambahan penghasilan,” kata Isdianto dalam dialog dengan para guru usai memimpin apel.

Dengan memperhatikan kelengkapan sarana prasara belajar dan kesejahteraan para pengajar, pendidikan di Kepri bisa makin maju Isdianto ingin semua yang menjadi permaslahan pendidikan bisa bersama-sama diatasi.

Termasuk persoalan transportasi laut untuk anak-anak bejalar mengajar. Bagi wilayah kepulauan memang tranportasi laut menjadi hal yang mendesak untuk difasilitasi.

Kepala Sekolah SMAN 2 Batam H. Manzeli Awal menjelaskan sejak berdiri tahun 1991, sampai saat ini jumlah siswa yang belajar mengajar disini cenderung tetap jumlahnya. Termasuk tahun ini total keseluruhan siswa berjumlah 405 siswa.

Mereka kebanyakan berasal dari lingkungan sini saja. Mulai dari Pulau Sarang, Pulau Lengkang hingga Pulau Sambau. Mereka inilah yang sekolah kesini, jelas Manzeli Awal yang menyebutkan jumlah tenaga pengajar mencapai 46 orang.

Sejauh ini dengan lengkapnya fasilitas belajar mengajar yang dimiliki, mulai dari laboratorium dan ruang komputer, beberapa tahun ini SMAN kita sudah menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKB).

Meski begitu, beberapa fasilitas penunjang perlu perbaikan. Mulai dari musala yang atapnya bocor, tempat wudu yang masih kurang hingga rumah dinas guru yang juga perlu direnovasi. Atas hal tersebut, wagub berjanji segera menindaklanjutinya.

Hadir pada kesempatan tersebut Staf Khusus Gubernur Saidul Khudri, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Faturahman, Sekertaris Camat Belakang Padang Wagiman, Lurah Sekanak Raya, Amir Kasim dan perwakilan dari Polsek Belakang Padang.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here