Siswa Magang Wajib Terdaftar di BPJS

0
903
PESERTA sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan mendengarkan penjelasan narasumber, di Hotel Comforta, Bincen, Jumat (20/7) kemarin.f-desi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Secara umum, status siswa dan mahasiswa tidak boleh menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun, khusus kepada mereka yang sedang magang atau praktik kerja wajib didaftarkan di BPJS Kesehatan.

Hal ini disampaikan Dedy Damhudi mewakili Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang saat memberikan sosialisasi kepada siswa dan para guru dan stakeholder di Hotel Comforta, Bintan Centre, Tanjungpinang, Jumat (20/7) pagi.

Sosialisasi bertema manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh siswa dan mahasiswa magang ini disampaikan kepada majelis guru, kepsek dan mahasiswa/pelajar.

Baca Juga :  Mandiri Taspen Sosialisasi Pra- Purnabakti ke ASN

Dedy Damhudi menjelaskan, pekerja magang, siswa kerja praktik, tenaga honorer atau nara pidana, dalam proses asimilasi yang dipekerjakan pada pemberi kerja penyelenggara negara maupun bukan penyelenggara negara. Dianggap sebagai pekerja dan berhak memperoleh jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan. Minimal dua program, yaitu perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).

Dijelaskannya, perlindungan bagi mahasiswa dan siswa magang sangat dibutuhkan. Mengingat pada saat magang juga memiliki risiko yang sama dengan pekerja di satu perusahaan itu. Mereka akan ter-cover mulai berangkat dari rumah sampai menuju ke tempat magang, di lokasi magang, sampai kembali lagi ke rumah. Saat terjadi kecelaksaan, BPJS Ketenagakerjaan menjamin biaya perobatan sampai sembuh atau unlimited.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Tersangka Baru

”Apabila mengalami risiko cacat, kami juga akan memberikan santunan pengganti upah sementara. Apabila mengalami meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, akan diberikan santunan sebanyak 48 kali upah yang didaftarkan,” tuturnya.

Sementara, bila meninggal tanpa kecelakaan kerja, maka diberikan santunan senilai Rp 24 juta yang akan diberikan kepada ahli waris. Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kasi Pengawasan Norma Kerja Jaminan Sosial Perempuan dan Anak, Robert Siregar serta Syarif Hidayatullah Staf Pembina SMK Dinas Pendidikan Kepri. Robert Siregar mengimbau berikan perlindungan kepada siswa/mahasiswa magang. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here